04 Maret 2013

Dan terjadi lagi... dess des thak

ini sebetulnya sudah diantisipasi sejak lama. Tapi lek durung isok diilangno, gimana ya?

cantik. ya.
dari awal memahami bahwa ada satu sisi eksternal yang bisa dikagumi dari seorang wanita, aku terus mempelajari bahwa ada yang harus diwaspadai ketika sudah masuk ke dalam fase kagum ini. Rasanya pelajaran ini lebih penting daripada 8 jam mata pelajaran di kelas, atau 18 sks dalam satu semester.

konon, tak mesti melihat wajahnya. di suatu pijakan kehidupan aku tahu bahwa ada sisi lain wanita yang bisa dikagumi selain eksternalnya. internalnya lebih kaya raya. bahasa jembernya : inner beauty.

tapi kan kita melihat pertama dari wajahnya. kalau seandainya  antara hatiku dengan hati-hati para hawa masing-masing ada alamat webnya, mungkin sudah kukunjungi satu persatu tanpa melihat fisiknya dulu. tak perlu tergoda lagi..

ini bukan karena inget mantan. yalah, wong tiap hari muncul di temlen pamer kebahagiaannya dengan hulubalang barunya, terkadang.

bukan hanya mantan-mantanan, tapi kaum adam mana sing gak tertarik wanita? terutama pada wajahnya terlebih dahulu?

sudah berapa banyak nih cerita yang terjadi di kehidupan pribadiku, sing berawal dari godaan berakhir dengan harapan fana... banyak.

tapi, inilah hidup. harta, tahta, wanita.

mungkin kalo belum punya harta belum punya tahta. kalau belum punya harta atau tahta, aku belum bisa punya wanita.

halah, sudahlah. tak garap tugas. Read More and Comments

10 Februari 2013

Cuti kuliah.

Sepandai pandai tupai melompat pada akhirnya jatuh juga.

Kenyataan terjadi : saya gak lulus mata kuliah Statistik Terapan untuk yang kedua kalinya. Yap. Saya downgrade. Mengadu nilai? Sudah tak ada guna. Bapak dosen yang berinisial S tersebut tetap pada pendiriannya mengentry nilai Statistik saya pada abjad ke-4 yang itu artinya saya tidak lulus untuk yang kedua kalinya.

Parahnya, dari DKV tinggal saya saja yang ngulang Statistik! :(

Berdasarkan Ibu Diah, TU yang telah saya curhati, konsekuensi yang harus saya terima adalah cuti satu semester. mengapa?

"karena di semester ganjil Statistik tidak membuka kelas," kata Ibu Diah. Unless, lanjut beliau, kalau yang tidak lulus dari satu angkatan satu prodi berjumlah 8. Nah karena yang tidak lulus cuma saya dari 2010, maka saya dinyatakan cuti sodara sekalian.

"kusedih... hatiku sedih..." -- Cita-citaku, The Panas Dalam.

Dibalik punishment  ini saya menyiratkan syukur kehadirat Yang Maha Kuasa. Dikarenakan yang saya terima masih ringan. Konon, kalau tidak lulus satu mata kuliah dari semester awal sebanyak dua kali maka mahasiswa/i tersebut dinyatakan DO atau Drop Out sodara sekalian. Namun dewasa ini ITS memberlakukan hal baru yaitu hal yang disebut "Dispensasi".

 Definisi dari Mahasiswa Dispensasi adalah mahasiswa yang bersangkutan (dalam hal ini SAYA) harus mencutikan diri selama satu semester jika matkul yang ngulang 2 kali tidak ada di semester yang akan dijalani. Cuti dicabut setelah menginjak semester dimana dalam semester tersebut terdapat matkul yang ngulang 2 kali.

Singkate ngene, aku ngulang Statistik. Statistik di semester genap. Sedangkan aku dinyatakan tidak lulus dengan nilai D. Agar selamat dari DO, aku kudu melewati semester ganjil untuk sampai kembali kepada semester genap dan kembali ngambil Statistik. Gitu lho.

Sampailah pada hari ini, saya akan kembali memulai perkuliahan. Cuti kali ini benar-benar worth. Banyak yang bilang "Abu ini cuti tapi gak kayak cuti," atau "Kamu cuti tapi tetep produktif lho, Bu," dan masih banyak lagi yang gak percaya kalau saya beneran cuti, bahkan sampai minggu terakhir perkuliahan. Sebab selama cuti saya main terus ke kampus. Kenapa? Bosen di rumah. Pergi keluar adalah segalanya!

Banyak juga ya cerita selama cuti. Pernah nggending maba, tapi pada akhirnya gagal. Lalu jadi sie dokumentasi dan ngerjain teaser-nya IDE ART, kemudian menggawangi komunitas Video di kampus, dan banyak lagi hal yang sebagian besar mengharuskan saya ngampus tiap harinya. Di luar kampus, banyak orderan mamen. Tapi hasil ya belum seberapa, yang penting belajarnya dulu lah.

Oh iya, sama ngerilis film SALAH GAUL! Uh gara-gara ini terjadi defisit anggaran baik sangu pribadi maupun tabungan perusahaan :')


Udah itu aja sih singkate. Lek mau cerita full e ketemuo aku, tak critani full, hehe.

Selamat Pagi Minggu pertama perkuliahan semester genap! Read More and Comments

19 Januari 2013

Menunggu Anget

Cinta itu kayak kopi. Ngangetno, garai melek.
Lek gak ndang diombe keburu adem.
Trus sekarang kopiku kepanasen, gara-gara aku nyeduh banyu anget gak kiro-kiro.
Berarti kudune aku alon-alon ngono yo lek witing tresno, ojok kesusu nyeduh.
Ojok kesusu diombe sisan, ngkok garai melepuh lidah.
Tersesat cinta sesaat. halah..

Dadi intine...dijarno adem sek. ngenteni momen sing pas gae diombe. 
Sepertinya, kayak gitulah menunggu datangnya cinta..

<.tr>
iki kopiku sing kakean banyu panas. saiki wes kenek diglogok.
Read More and Comments

19 November 2012

Analogi Indonesiaku

Mengibaratkan Indonesia sebagai wanita. Punya kehormatan, kekayaan, kecantikan, dan lainnya. Ibaratkan juga 

Pemerintah adalah otak, dan rakyat adalah hati nurani. 

Wanita ini ingin makmur, dengan "kerjasama" oleh banyak Lelaki (negara luar). Tapi keterusan. 

 Di Otaknya hanya uang, uang, uang dan lainnya. Tapi jalannya salah, Wanita ini menjadi seperti jual diri.

Namun, sesungguhnya dalam hati yang terdalam tidak ingin. Otak lebih berkuasa. 

Yasudah, kayak gitu aja. 

Twitter, 19 November 2012
Read More and Comments

17 November 2012

Ada sesuatu yang harus dicapai, lebih dari ini

Tanggal 12 November 2012 kemarin seharusnya menjadi hari besar, hari besar yang kecil. Pertama kali, buat film bersama teman (nyaris) seumur hidup yang pada akhirnya diputar di layar XXI.

Dulu waktu pertama kali bikin film dokumenter sekolah, Last Record pas SMA kelas XII, harapannya adalah filmnya diputar di layar besar. Ditonton bersama-sama, rame-rame sama teman-teman seperjuangan. Biar bisa ketawa bareng, sedih bareng, semuanya bareng.....untuk yang terakhir kalinya.

Agar semangat, maka hasil akhirnya kubuat menjadi widescreen agar enak dinikmati nantinya. Pelebaran dimensi tersebut juga untuk menambah semangat membuat film kedepannya, bahwa sesungguhnya ada mimpi dibalik pembuatan filmnya waktu itu.

Mimpi tersebut adalah mempunyai film yang diputar di layar bioskop.

Jadi dengan menonton Last Record berkali-kali, kami berandai-andai kalau film ini akan diputar di bioskop suatu hari nanti,Sampai saat gagal tayang, Last Record tetap jadi penambah semangat bahwa sudah seharusnya mimpi itu jadi kenyataan di proyek selanjutnya.

Lalu datanglah tahun ketika Last Record Production reborn, 2012. Disamping melayani jasa, kami juga mempersiapkan film kedua yang akan dibuat tahun ini juga. Itulah Salah Gaul.

Film ini sejatinya sebagai film "pemanasan" untuk proyek film selanjutnya yang lebih serius. Jadi wajar kalau ada kekurangan sana-sini dalam film ini, meskipun akhirnya niat kita untuk menghibur selain mengedukasi sudah dapat tersampaikan dan diterima teman-teman semua. Kualitas pun kami pasang tinggi.

Tanpa disangka, Salah Gaul masuk finalis dokumenter Psychofest 2012. Acara pemutaran pun diadakan di XXI Sutos. Cakep!

Dari rumah sampai bioskop aku sudah deg-degan. Bukan karena kalah atau menangnya, tapi apakah benar-benar bisa seperti filem filem holiwut yang make widescreen. Hahahaha...

Film kami pun diputar. Seluruh bioskop terlihat terhibur. Namun ternyata kami nggak menang. Tapi kamu tetap bahagia karena mimpi lama kami terwujudkan.


Namun kalo dipikir-pikir, impian ini terwujud terlalu cepat. Tahun ini digarap dan jadi, terwujudnya impian juga ya tahun ini.


Sutradara The Land Beneath The Fog, Salahudin Siregar, pernah bilang bahwa film masuk bioskop bukanlah pencapaian pertama. Memang benar sih, ada yang seharusnya lebih daripada diputar di bioskop. Entah itu masuk festival atau apa itu, masih belum tahu.

Yang jelas, saya punya kesimpulan bahwa bioskop hanyalah sejenis ruang pamer film, cuma fasilitas. Belum tentu dapat penonton yang diinginkan, atau belum tentu dapat penghasilan walaupun pada akhirnya dari hasil pemutaran dapat royalti dari pihak jaringan bioskop. Lalu film akan turun layar, menghilang dari peredaran karena kalah pemasukan, dan orang-orang akan lupa dengan film-film yang pernah diputar di bioskop.

Tuhan mencoba memberi maze baru dalam tahap baru ini. Mungkin Tuhan menganggap bahwa impian kami membuat film untuk diputar di layar lebar adalah impian yang terlalu kecil, lalu Tuhan diam-diam memberi jalur baru, lebih daripada ini.\

Kalau impian tersebut tercapai terlalu cepat, mungkin ada sesuatu yang harus dicapai lagi. Lebih dari sekedar tayang di bioskop. Lebih dari yang pernah ada. Read More and Comments

23 Agustus 2012

So, How's your holiday?

Tak terasa sudah sebulan penuh berpuasa, dan akhirnya kemarin sudah Idul Fitri. Juga tak terasa 2 bulanan libur 2 minggu lagi akhirnya sudah masuk kuliah kembali. Tak terasa, semua memang tak terasa...

Pingin nambah lagi waktu liburnya. Bukan buat seneng-seneng dan melepas kepenatan mengerjakan berbagai macam tugas kuliah yang serba masyaallah saja, tapi ada hal lain yang memang bikin liburan ini terlalu berat untuk ditinggalkan.

Meningkatkan produktifitas. Ya.

Liburan tu bagaikan makan di restoran all you can eat, banyak lauk yang bisa dipilih. Harganya pun sama satu sama lain.

Ibaratkan senang-senang, liburan kesana kemari, sampai nongkrong sama teman-teman yang lama tak bersua itu bagaikan makan sebagian lauk yang ada di restoran. Setiap hari selama liburan ituuuuuu aja terus yang dilakuin. Makan lauk yang sama, sampai akhirnya kamu merasa munek (enek, bikin mual). Ujung-ujungnya stuck di rumah trus update status galau (padahal sedang tidak galau).

Pada akhirnya kamu kenyang karena memakan lauk yang sama, karena kamu gak berani coba lauk yang lain. Kamu mau makan, cuma karena ragu trus gak jadi diambil.

Percayalah, sepotong kecil ragu bisa mematahkan besarnya keyakinanmu.

Ya, Liburan adalah surga. Kamu bisa ngapaaiiiin aja tanpa ada yang membatasi. Kamu bisa coba hal yang gak mungkin kamu lakuin waktu hari-hari kerja/sekolah biasa. Hari-hari cerah yang tertutupi oleh kesibukan sendiri.

Jangan takut kenyang! Jangan ragu untuk melakukan hal baru waktu liburan, sebelum waktu kamu masuk malah pingin libur lagi, dan ketika libur ingin sekolah lagi. Begitu seterusnya.

Di waktu libur, posisikan Anda sebagai orang yang kelaparan, sangat kelaparan. Buas, liar, berinsting tinggi. Lakukan semua hal yang kamu mau, bebaskan ekspresimu.

Update status kebebasan berekspresi? Halah, kebebasan berereksi iya!

Kamu cuma update status tiap menit 5-10 kali, nothing to do, cuma cenggur sambil megang hape. Kuasian.

Update status gapapa, asal produktifitas disamping itu. Buatlah karya-karya selama liburan, belajar ngumpulin referensi knowledge buat kuliah nanti biar lebih siap, eksperimen hal hal aneh, dan...masih banyak lagi!

Gak usah semua muanya kamu pamerin. Tuhan Maha Tahu kok, Tuhan pasti membalas setiap hal bermanfaat yang berguna.

Sedihlah karena liburan berakhir, namun lebih sedih lagi kalau selama liburan kamu gak ngelakuin sesuatu yang lebih.

Jadi, gimana liburanmu rek? Read More and Comments

21 Agustus 2012

Pemuja Rahasia.


Kuawali hariku dengan mendoakanmu agar kau selalu sehat dan bahagia di sana
Sebelum kau melupakanku lebih jauh, sebelum kau meninggalkanku lebih jauh

Ku tak pernah berharap kau kan merindukan keberadaanku yang menyedihkan ini
Ku hanya ingin bila kau melihatku kapanpun dimanapun hatimu kan berkata seperti ini :

"Pria inilah yang jatuh hati padamu, Pria inilah yang kan selalu memujamu
ahak yeaa... ahak yeaa...
Begitu para rapper coba menghiburku

Aku lah orang yang selalu menaruh bunga dan menuliskan cinta di atas meja kerjamu
Aku lah orang yang kan selalu mengawasimu, menikmati indahmu dari sisi gelapku

Dan biarkan aku jadi pemujamu jangan pernah hiraukan perasaan hatiku
Tenanglah tenang pujaan hatiku sayang
Aku takkan sampai hati bila menyentuhmu

mungkin kau takkan pernah tahu
betapa mudahnya kau untuk dikagumi
mungkin kau takkan pernah sadar
betapa mudahnya kau untuk dicintai

Aku lah orang yang akan selalu memujamu
Aku lah orang yang akan selalu mengintaimu
Aku lah orang yang akan selalu memujamu
Aku lah orang yang akan selalu mengintaimu



mungkin kau takkan pernah tahu
betapa mudahnya kau untuk dikagumi
mungkin kau takkan pernah sadar
betapa mudahnya kau untuk dicintai

karena hanya dengan perasaan rinduku yang dalam padamu 
ku pertahankan hidup
maka hanya dengan jejak-jejak hatimu
ada artiku telusuri hidup ini
selamanya hanya ku bisa memujamu
selamanya hanya ku bisa merindukanmu Read More and Comments

13 Agustus 2012

Welcome Party 2012 Despro ITS

Akhirnya pada 5 Agustus lalu, setelah latihan dan beberapa kerja keras yang dilakukan, Welcome Party penyambutan Maba 2012 Despro ITS selesai dilaksanakan dengan tanggapan positif.

Dokumentasi ini yang aku buat bersama rek arek 2011, tapi aku gak sepenuhnya "menguasai" dokumentasi lagi. Soalnya aku ambil bagian di perform, jadi pohon :D

Yaudah, tanpa lama-lama lagi, selamat menyaksikan. Mohon maaf atas kamera works yang jelek. Cuma ini kok, dokumentasi lain buagus. hahahaha


dan ini bagaimana semua menjadi kenyataan..

Pada akhirnya, Semester baru akan segera menyambut dan akan menjadi semester yang berat. Juga dibarengi dengan project-project dari Last Record. Semoga Bismillah Alhamdulillah Amin!
Read More and Comments

04 Agustus 2012

ah, memperhatikan harapan baru..

ah, kamu lagi
yang aku perhatikan tiap malam
tiap malam ditengah keramaian teman-teman
yang sedang berbahagia disekitar

sama, disini juga sedang bahagia
soalnya kamu juga bahagia
 
aku bahagia karena masih bisa memperhatikanmu lagi
di tiap malam yang berbeda, kamu masih malu-malu

sama, disini juga malu malu

aduh kamu kok nengok ke aku se?
aku kan malu jadinya

kamu jangan nengok
aku bingung mau buang pandanganku kemana

sekarang kamu liato kesini, aku mau motret kamu
cheeese!

ah, tapi kamu nggak nengok-nengok
soalnya aku tadi cuma ngomong dari dalam hati...

hari ini dan seterusnya
aku ingin lebih dekat lagi

terimakasih dan selamat pagi, kamu,
yang masih belum "dekat", untuk saat ini.



(gagalsastra | 5/8/2012)

Read More and Comments

24 Juli 2012

Harapan.

Kemarin kamu ngasih harapan ke aku
Aku kembangkan harapan itu menjadi sesuatu yang mengikat
Saat kutunjukkan harapanku, kamu enggan memilikinya..

Karena bagiku, harapan adalah sesuatu yang harus dikembangkan menjadi tujuan nyata..
Saat tujuan itu tidak menghiraukanku, aku harus bawa kemana harapan ini?

Read More and Comments

23 Juli 2012

Omah

Omah.
Opo'o sing nggarai wong2 betah nang omah?
Opo'o sing nggarai wong2 kudu kesusu lek atene muleh nang omahe dewe-dewe?
opo'o kok wong rindu rumah?

Aku gaero.

Gawe aku, perasaan betah nang omah mek sebatas turu nyaman.
Trus isok nyambung nang internet, trus mangan, njaluk duwek sangu.
koyok transit. hm, durhaka yo aku?

gak mungkiri se. Tapi ancen kesane koyok transit.
dunia luar lebih menarik. mereka lebih mendengar.
Mereka lebih mendukung apa yang aku lakukan.
Mereka adalah apa yang aku harapkan.

Tapi tidak dirumah.

Pulang pulang selalu kenak marah.
Berbagai macam alasan.
Entah itu siang, ataupun kelewat malam
entah itu suasana hati lagi senang, atau memang bawa kemuraman dari luar.

 Alasannya macam-macam.

Sebagai satu2nya lelaki di rumah, Aku merasa seperti dijadiin patung pelampiasan.
Lebay? yo sepurane, tapi aku wes 20 tahun tinggal nang kono.

Titik sing paham ambek maklum ambek opo ae sing tak lakoni.
Ket jaman sekolah, nilaiku elek wah pasti diseneni.
Masio nilaiku apik sek nggolek kesalahan liyane.

Aku ngungkapno nang wong wong nang omahku aku nduwe obsesi opo
aku seneng fotografi
aku seneng ndisen
aku seneng nggarap video
aku seneng teknologi
aku seneng berkelana nang njobo kono

tapi omah nanggepi dengan tapi blablabla trus ujung2e ndak tau setuju
aku lho nyante. aku selalu tutur alus.
alus ta gak podo ae, diseneni dituturi macem2.

it's oke lek aku gakduwe kabeh item pendukung
sebelum 2012 aku gakduwe kamera
tapi lek wes nyinggung cita2 yo seperti biasa

kabeh tambah parah semenjak bapakku wes almarhum.
aku dewe lanang nang omah.

mbakku wes podo gede kabeh, wes apene TA
wes kerjo pisan, entok duwek akeh
tapi sek koyok cah cilik

lek onok msalah ceritoooo ae, tapi tanggepane mesti alus
lek aku onok opo-opo kongkon ngurusi dewe

lek aku loro mesti tambah diseneni, "jaga kesehatan blablabla"
lek mbakku sambat malah tulus ngerawati gak atek pamrih

lek aku crito tentang kegembiraanku tanggepane datar.

wes akeh lah.

duduk .
aku duduk nggak bersyukur.
aku selalu bersyukur.
sumpah demi Tuhan.

memang keadaan sing angel berubah.

angel.

aku atene ngomong pasti disanggah maneh.

mboh.

aku saiki gaero ate turu nangndi.
lapor sopo maneh kecuali Tuhan

nang konco? aku wes akeh ngrepoti arek2

crito nang pacar? aduh, saiki de'e lebih mentingno passion-e timbangane ceritaku :)

jadi intine saiki aku gakduwe sopo-sopo.

wong wong nang sekitarku sibuk ambek koncone dewe2
sibuk ambek wong wong sing sek sayang
sibuk ambek wong wong sing gelem ngerungokno crito2ne

tak simpen dewe.
tak simpen pisan gae kon woco.

yasudah
ini cuma tentang akibat buah pikiran yang sulit diterima orang banyak.
baik atau lebih buruk, gaktau
pikiran adalah karunia Tuhan. jadi sak isoke tak manfaatno
lan tak syukuri.

*Surabaya, diujung malam 22 juli

Read More and Comments

04 Juli 2012

Mengapa Kita Harus Kaya?

Harus disadari dan dimaklumi memang harga-harga kebutuhan utama sampai kebutuhan ketiga perlahan menanjak. Yang miskin makin miskin, yang kaya makin kaya.

Kalau dipikir lebih baik lagi, ini semua memang tak bisa dibendung dan memang semua ini adalah bagian dari roda kehidupan yang tidak bisa berhenti sebentar apapaun. Kalau kita gak mengikuti kemana roda kehidupan ini melaju, kita akan kehilangan jejak dan semakin jauh ketinggalan.

Saat ini, Negara-negara Eropa dan Arab adalah pengendali utama ekonomi dunia. Negara kita mau tidak mau harus bekerja sama dengan Negara-negara tersebut jika ingin terus bertahan "hidup". Konspirasi? terserahlah. Yang jelas ini permanen. Kalau punya cara mematahkan konspirasi ekonomi mereka, patahkan saja. Gausah pake demo-demo segala.

Daripada demo, mending mikir.

Mending mikir kan daripada ngabisin tenaga banyak tapi hasil nol?

Mending mikir kan daripada nulis-nulis protes terhadap kehidupan di sosmed?

Saya memang orang yang gak bisa diam dengan segala kebobrokan yang terjadi di dunia ini. Ingin itu dan banyak sekali seperti Nobita kepada Doraemon. Tapi saya gak punya "Doraemon" tersebut. Saya bisanya begini? yaudah begini aja.

Sebagai permulaan, kita syukuri dulu apa yang Tuhan kasih ke kita semua sampai saat ini, dan manfaatkan sebaik mungkin. Jika range tenaga dan pikiran terbatas, yaudah manfaatin apa yang bisa kamu lakukan dengan apa yang ada tersebut. Jangan bekerja diluar batas, umur masih panjang kawan.Keep calm and Stay young.

Kembali ke masalah perekonomian yang makin mencekik ini.

Teman-teman, kalau habis ini harga naik lagi (naudzubillah) tapi kamu gak bisa berbuat apa-apa, biarlah orang yang punya naluri berdemo saja yang mewakilkan kemarahanmu. Gak usah ikut-ikut kalau gak mau dapet masalah. Berdoa saja kepada Yang Maha Kuasa, semoga pendemo-pendemo tersebut cukup mewakilkan suara kita dan semoga misi-misinya berhasil.

Jika harga-harga jadi naik, yaudah. Teman-teman pendemo sudah bekerja dengan baik. Anda sendiri pun juga sudah melakukan kewajiban sebagai warga negara yang "baik".

Masih bersyukur dipimpin SBY, daripada dipimpin Soeharto (ataupun Fir'aun?). Bethoel?

Calm down baby. Sekali lagi, Bersyukur apa yang sudah Tuhan kasih ke kita. Seburuk apapun, karena pemberian Tuhan adalah sebagian dari kesempurnaan-Nya. Suatu hari yang diberikan-Nya akan bermanfaat bagi dunia dan akhiratmu. amin.

Oke. maaf terlalu banyak berkhotbah.

Pernah liat film-film aksi kan? Dalam film-film aksi apapun, jika sudah sampai jalan buntu, yang bisa dilakukan hanyalah berpikir lalu melawan musuh-musuhnya yang sudah siap nyerang.





Iko Uwais melawan lawan-lawannya ketika jalan buntu di The Raid



Tapi percuma juga berpikir. Pilihannya cuma mati atau melawan, dan pada akhirnya ya  melawan juga toh.

Pemirsa sekalian, berfikir untuk melawan, itu salah satu senjata "berbahaya" yang harus kita gunakan menghadapi ganasnya kehidupan. Bukan hanya melawan secara fisik, tapi bagaimana melawan dengan cara yang baik. Karena kita bukan menghadapi "yang muak dan yang menggila" kan? if u know what i mean :))

Kita masih muda, belum punya strata kehidupan asli, punyanya strata kehidupan turunan. Misal kalo orang tuamu kaya ya kamu ikutan kaya, tapi belum tentu juga kamu jadi kaya di masa depan dengan usamau sendiri lho. Nah strata kehidupan di masa depan yang baik yang harus kita perjuangin mulai detik ini juga.

Bila sekarang strata keturunanmu dalam keadaan kekurangan ekonomi, maka kamu harus menjadi penerus keluarga yang dapat meningkatkan strata kehidupan di masa depan. Namun kalau strata keturunanmu sekarang berkecukupan atau bahkan lebih dari cukup, kamu wajib mempertahankan dan meningkatkan.

Yang strata keturunannya kaya dan berkucukupan juga harus waspada, karena orang berstrata keturunan serba kekurangan saat ini, bisa menjadi seseorang yang menyalipmu di masa depan.

Because mempertahankan sesuatu adalah tugas berat. Salah sedikit, stratamu turun.

Gak mau kan? oke, mari memulai berpikir untuk melawan!

Enterpreneur di Indonesia
Katanya seh, jumlah enterpreneur di Indonesia ini kurang dari satu persen atau satu persen ya? Lupa ah! Intinya kurang dari cukup lah.

Tapi yang dimaksud enterpreneur itu siapa sih? Maksudnya yang di maksud di pernyataan diatas.

Mungkin enterpreneur yang kaya-kaya, mungkin saja iya. Soalnya yang keliatan yang kaya-kaya.

Hm, definisi singkat Enterpreneur adalah seorang pengusaha bisnis yang kebanyakan dia bangun dengan "tangan" dia sendiri, dan kebanyakan yang dijual oleh si enterpreneur itu sendiri langka, karena dia para enterpreneur tersebut pintar mengambil kesempatan.

Kalau dari definisi tersebut bisa diambil kesimpulan bahwa enterpreneur di Indonesia itu banyak sekali! Lebih dari satu persen!

Lihat tuh, tukang parkir dadakan, itu juga bisa disebut enterpreneur lho. Gausah jauh-jauh. Misal sebuah cerita, waktu ada konser besar di sebuah mall, sudah dipastikan parkiran di mall gak bakal nampung. Akhirnya lahirlah pengusaha jasa parkir baru disekitar mall. Untungnya pun lebih besar daripada yang parkir di mall lho. hehehe...

Gausah terlalu serius deh. Mikir enteng aja. Awakndewek mikir gampang aja. Kalau mau bertahan hidup, santai saja. Bang Rhoma aja santai trus bisa jadi raja dangdut, ya gak? hehehe...

Maka kalau sekarang ini kamu dalam keadaan sedang mengenyam pendidikan, sambilah (selingi) dengan berbisnis! Karena orang tua sudah beranjak makin tua, maka sudah saatnya kita meneruskan garis keturunan ke strata yang lebih tinggi. Pendahulumu yang satu keturunan pasti bangga, lebih bangga lagi kalau kamu melakukannya mulai masih muda begini.

Muda memiliki otak yang masih segar, pelumas di otak masih berjalan dengan baik, mimpi-mimpi sudah terwujud, tinggal di produksi secara masal tuh mimpi-mimpinya, hahaha.

Serius! Wujudkan mimpimu selagi amnesia belum menghampiri. Syukuri karunia Tuhan yang kamu punya saat ini dengan menggunakan apa yang sudah Dia beri kepadamu. Meskipun masih kurang, tapi suatu hari dengan usahamu apa yang kau butuhkan akan kamu miliki.

Pingin kan? Yawes lakukan mulai sekarang! Yessssss!

Tuhan sesungguhnya mencintai umat-umat-Nya yang berdoa, apalagi yang berusaha.


Percaya deh, lakukan mulai sekarang apa yang kamu bisa untuk meningkatkan strata hidupmu. eh, kita maksudnya! hehehe, maaf.

Mungkin sekarang belum keliatan, tapi kalo telaten, suatu hari akan kelihatan dan keluargamu, teman-teman, saudara, dan orang-orang lain disekitarmu akan senang dengan pencapaianmu.

Diramalkan di masa depan harga kebutuhan pokok akan makin parah, tapi kalau sudah mulai menyusun bekalnya mulai sekarang, insyaallah kita akan menjadi kaya dan bertahan hidup.

Ya, itu sebabnya kenapa kita harus kaya. Kita harus bertahan hidup dengan pikiran kita dan tenaga kita. Dua modal tersebut akan membuat kita bertahan hidup. Kalau kita tidak kaya, kita akan mati di masa depan. Serius.

Aku sekarang juga baru mulai berusaha kok. Tapi kalau kita lakuin bersama-sama, kita akan sama-sama kaya di masa depan. Indonesia akan disegani di masa depan.

Pemuda adalah agen perubahan! Jadi tunggu apalagi? :) Read More and Comments

02 Juli 2012

Ibarat pensil


Suatu hari seorang wanita melihat seniman membuat sebuah gambar yang luar biasa dan hanya menggunakan pensil. Kemudian dia berasumsi pensil yang dipakai adalah yang berkualitas tinggi. Diapun menginginkan agar dirinya bisa menggambar bagus seperti yang dilihatnya.

Pergilah wanita tersebut ke sebuah toko alat tulis dan membeli pensil seharga dua belas ribu rupiah. Kemudian dia menggambar memakai pensil tersebut.

Apa yang terjadi?

Sampai seharian dia mencoba menirukan gambar yang dibikin seniman tadi, belum berhasil ditiru dengan baik. Padahal dia membeli pensil tersebut juga berdasarkan apa yang dipakai si seniman tersebut.

Suatu ketika dia bertemu temannya yang paling pendiam. Dia menemuinya saat sedang menggambar. Wanita tersebut kaget luar biasa ketika dia masuk kamar temannya. Gambar-gambarnya sangat luar biasa, digantung dan ditempel di berbagai sudut kamar yang hanya diterangi pencahayaan yang tungsten.

Lalu sang wanita bertanya, "bagaimana kamu bisa menggambar sehebat itu? semahal apa pensil dan kertas yang kamu pakai?"

Temannya lantas menjawab, "ini," sembari menunjukkan gambarannya yang belum jadi dan pensil yang dipakai waktu menggambar. "Pensilnya cuma seharga 900 rupiah dan kertasnya dibawah seribuan kok," seraya tersenyum.

"Kok bisa? Lalu apa rahasianya menggambar bagus?" Tanya wanita tersebut penasaran.

" Dengan ini (mengacungkan tangannya) dan ini (memegang dadanya)."

Arek arek sing super...

Jika kamu menginginkan sesuatu yang hebat dari apa yang kamu lakuin sendiri, lakukanlah dengan apa yang kamu punya.

Semua tidak perlu mahal! 

Contohnya para pemuda-pemuda yang menginginkan menghasilkan foto yang bagus, yang padahal isinya cuma muka sendiri dan entah apa tujuan lainnya. Mboh jualan diri atau apa.

Lalu mereka meminta kepada orang tuanya dibelikan kamera bagus, misal 5D. Lalu mereka pamer hasil foto dari kameranya, padahal biasa saja.  Untung masih berkecukupan. Ucap syukur alhamdulillah dong ya, arek arek yang super.

Sebaliknya, kalo gak dibeliin mengeluh di jejaring sosial sampai memisuh akibat orang tuanya tidak menuruti apa yang dimauinya,

Rek..

Ibarat pensil yang dimana-mana sama fungsinya meski beda bentuk. Seberapa mahalnya, pensil kegunaannya ya itu-itu aja.

Ditangan tiap orang kegunaannya berbeda pula. Di orang yang satu, pensil dibuat menulis. Orang lainnya, dipakai menggambar. Kemudian ada yang memakainya sebagai pembatas buku, pengorek kotoran kuku, rumah-rumahan, benteng-bentengan, dibuat mainan, dan masih banyak lagi.

 Mau hasilnya bagus atau elek, itu tergantung kemampuan si pengguna pensilnya.

So kalau mau membuat sesuatu yang hebat, jangan mengagungkan seberapamahal harganya. Cukupkan mampumu, duit belakangan. Itu.

Regards,
Abdul Teguh. Read More and Comments