10 Oktober 2011

Balada Patah Hati #2

Ya, ini kisah tentang seorang cewek yang aku dekatin akhir-akhir ini.

Kisah bermula ketika pertengahan semester 2. seperti biasa aku main ke Khadijah, biasa melepas rindu dengan sekolah. Gimana tidak, separuh hidup dihabiskan di sekolah yang terbentang luas ini. Kadang kesana cuma nggambas (gak tau mau ngapain), atau memang ada keperluan dengan guru, ekskul, siswa, dan lainnya.

Suatu hari aku lihat pagelaran Open Mic. Kebetulan, waktu duduk di Aula paling belakang sendiri aku lihat cewek with interesting face. Dia lagi mau siap-siap buat perform. Yah, tertariklah saya untuk mengetahui lebih dalam tentang si anak cewek ini.

FB nya aku add, dia confirm. Habis itu gak tau mau ngewall apaan.

Kebetulan bentar lagi ultahnya, yaudah aku ucapin ultah. Dia bales, dan akhirnya bales-balesan. Kita kenalan, lalu saling follow twitter dan perlahan aku dapat nomor hapenya langsung dari dia.

Tapi ada satu yang bikin aku rada gimana gitu : Dia sedang relationship.

Yaudah, pelan-pelan aja. Dengan seperti itu, usahaku untuk tetap dekat berhasil. Dia tertarik, saling menghibur waktu sedih & senang (menurutku sih).

***

Suatu hari berita "duka" datang darinya : dia putus. Mau senang ya gak ilok (pantes), tapi mau ditutupi gimana lagi. Itu berarti ada harapan, tapi aku gak langsung caplok gitu aja, kan masih dalam masa idath (berduka).

Seperti biasa kita smsan. aku tanya kenapa putus, dia bilang ada masalah blablabla. Yaudah gitu doang dan smsan berlanjut dengan pertanyaan frequently dan gak penting --buat basabasi.

Akhirnya kita ketemu lagi di Khadijah. Sebelumnya dulu dia pernah bilang, "kita ngobrol2 lagi yuuk, aku pengen lagi"

Yauda buat nyenengin dia, nyenengin aku juga.

Akhirnya kita ngerencanain buat keluar bareng. Menurutku, Yippe akhirnya bisa keluar bareng setelah nunggu sekian lama. Akhirnya tiba juga waktu dimana kita bisa bebas berbicara dan berjalan berdua tanpa ada mata-mata dan mulut-mulut "tak tahu apa-apa".

***

Nonton deh kita, janjian di sebuah mall di Sby. Sebelum film dimulai kita ngobrol2 di lobi XXI, sampe lupa sudah waktunya main dan ternyata telat 5 menit! hahaha

Sepanjang film kita saling memberikan info dikit atau bahkan celetukan, yah biar gak diem aja lah. Selesai nonton kita makan diluar, dan berbicara lebih banyak. Dan aku nyatakan ini hari terindah yang pernah aku jalani.

Namun semua terbalik pada hari ini (10/10), ternyata inisial yang dia sebutkan di timeline bukan aku :(

Yah mungkin aku terlalu pede, tapi kalo gak gitu ntar dibilang nggak peka-an. Ternyata salah juga ya....

Dia jadikan inisial cowok lain dipikirannya tsb di bio, dan bahkan mendekati frontal ke inisial twitter cowok kui.

dan sekarang aku tahu siapa orang yang lebih membuat kamu bahagia lebih banyak. semoga seterusnya lah bahagia sama dia, daripada sama aku yang aroganis.

Goodbye.
Read More and Comments

Balada Patah Hati #1

Pasien : "Dok, obat patah hati ada?"
Dokter : "Ini ada, racun tikus.."

Read More and Comments

24 September 2011

Cinta itu kan harusnya penuh ketenangan, kenapa kalian bikin tidak santai?

Read More and Comments

10 September 2011

Mimpi Mati (1)

Pagi ini beda dengan pagi biasanya. Bangun tidur terasa gelisah, mencoba istighfarpun belum tentu merasa tenang. Saya atur nafas saya dan berbisik, "semua akan baik-baik saja" pun belum cukup.

Semua itu karena tadi malam saya mimpi yang benar-benar menjadi mimpi buruk terbaik bagiku. Karena tadi malam saya mimpi diri saya meninggal.

Ya, meninggal alias wafat.

Pernahkah terpikir di benak kalian bagaimana rasanya meninggal? apa yang akan terjadi setelah nyawa kita terlepas dari jasad kita? apalagi kita meninggal dalam usia yang relatif muda? lalu amal apa yang kita bawa ke akhirat? duh.

Belum lagi, didalam mimpiku ini orang-orang dikehidupan saya muncul semua. Ditambah dengan tempat-tempat yang mungkin saya tahu ada didalamnya. Mungkin saya akan cerita lebih jelas dibawah dan sepertinya akan banyak yang akan diceritakan.

***

Suatu hari yang mendung, entah kenapa dirumah saya ada banyak anak Mading KAOSt angkatan sekarang (2010-2011) main ke rumahku. Sepertinya kami sedang melepas penat setelah menang atau apa, yang penting didalam mimpi itu kita hanya tertawa lepas dan bermain apa adanya untuk saling menghibur.

Tiba-tiba pada satu kesempatan, Fiqhi di depan kamar mandi depan di dalam rumah saya itu -entah sengaja atau tidak- memecahkan senampan gelas dan ceret dari kaca. Lalu dia teriak dari kejauhan, "Lek ngene iki salahe sopo??"

Spontan arek-arek langsung diam. Saya sendiri yang duduk di kursi depan pintu masuk rumah hanya duduk dan ingin melihat ada apa.

Lalu Fiqhi datang dengan emosi, lalu cekcok dengan salah satu anak laki-laki (belakangan diketahui cowok). Lantas mereka berdua adu mulut dengan suara yang begitu keras. Saya dan teman-teman KAOSt yang lain hanya memperhatikan saja tanpa tahu apa-apa.

Spontan, mereka mengambil gelas-gelas yang sudah pecah tersebut dan membuatnya senjata. Sambil menodongkan pecahan gelas yang tajam satu sama lain, adu mulut mereka makin keras. Akhirnya mereka memulai "bertarung" menggunakan gelas tersebut.

Belum sempat kena satu sama lain, saya inisiatif untuk mendamaikan mereka berdua. Saya berlari dan merentangkan tangan saya dengan maksud memisahkan kedua belah pihak. Entah kenapa, waktu berlari sampai waktu berusaha melerai mereka waktu terasa berjalan lambat.

Semakin sampai ke posisi mereka berdua, kecepatan saya berlari makin lambat. Perlahan tapi pasti waktupun tiba-tiba berhenti dan boom, Semua menjadi gelap.

***

Entah kenapa, tiba-tiba saya terbangun dari tidur. Saya tidur di kamar orangtua saya yang sekarang ditempati oleh nenek saya. Saya bangun dan bergegas keluar dari kamar lalu entah kenapa menuju dapur belakang.

Di dapur belakang itu kan ada jendela kedua kamar kakak saya. Pertama mereka tutup secara bergantian, lalu beberapa lama kemudian mereka berdua membukanya lagi. Entah apa maksudnya.

Kemudian saya masuk ke tengah rumah saya lagi, ternyata diluar mendung luar biasa --atau bahkan kabut asap hitam. Saking gelapnya dan menyeramkannya, suasana dirumah saya jadi gelap tanpa ada lampu yang menyala sama sekali, padahal kalau tidak salah jam masih menunjukkan pukul 2 siang.

Ketika saya mau menyalakan lampu tengah, tiba-tiba saya terperangah dengan pemandangan menakjubkan diluar : sebuah gerhana matahari. Tapi gerhana matahari ini berbeda, mataharinya lebih besar dari yang pernah ada. Begitupun dengan ukuran bulan yang tidak lazim, seperti kedua planet tersebut dekat sekali dengan bumi.

Saya ngeri melihatnya. Langsung saya menuju kamar saya dan duduk di tempat tidur. Sampai disini, mimpipun melompat.

***

Tiba-tiba saya duduk disuatu tempat yang sempit namun ramai sekali. Kalau kalian pernah lihat film barat, suasananya seperti ruang ganti pemain futbol. Disitu penuh orang-orang tinggi.

Saat ini siang hari.

Ternyata, tempat itu adalah tempat dilangsungkannya DBL. Saya pun langsung antri beli tiket di loket yang tempat antrinya pun sempit pula.

Ketika sudah sampai barisan terdepan, saya didesak sama orang belakang, padahal saya sudah pegang tiketnya. Saya teriaki orang itu untuk tertib antre namun ternyata tidak digubris. Yasudah saya duduk saja di tempat duduk yang dekat.

Lalu saya melihat salah satu senior saya di Despro lewat. Saya tidak kenal dekat dengannya tapi tahu namanya. Dia lewat begitu saja, entah apa maksudnya.

Tiba-tiba saya dijawil seseorang seraya memanggil, "Bu, Bu, reneo, melok aku!"

Ternyata dia Ajez, teman saya sejak SMP sampe SMA. Dia suruh saya untuk mengikutinya, kemudian saya dibawa keluar dari tempat itu dan diajak ke sebuah tempat yang arsitektur, suasana, juga barang-barang disekitarnya mirip dengan klenteng, semua berwana merah. Namun disitu ada sebuah pagelaran seni tari, dan yang menontonnya banyak.

Saya disuruh Ajez untuk duduk sebentar menunggu karena akan memanggil ''seseorang". Saya pun melihat-lihat saja tarian-tarian tersebut. Tapi ya aneh, masak di klenteng ada acara kayak gitu. Gatau lagi sih kalau benar.

Kemudian dari kejauhan saya melihat teman saya -saat bangun ini saya lupa siapa yang saya temui waktu bagian ini, dan berlari mendekatinya. Yang pasti teman saya yang satu ini perempuan dan sedang bercengkrama dengan teman-temannya.

Saya berlari dan menghampirinya sembari memanggilnya. Tapi dia seperti ngeri sambil bilang, "eh siapa yang manggil aku?"

Temannya : "gak tau, emang ada?
Temannya satu lagi : "kalau gak salah kita cuma guyonan saja daritadi,"

Lalu saya menepok bahunya, "Hei, ini aku, Abu!"

Teman saya pun tambah ngeri, seperti tidak melihat saya. Sebenarnya, apa yang terjadi dengan saya?

Lalu Ajez pun memanggil, "Bu, sinio, penting!"

Saya pun menghampiri Ajez. Saya kaget apa yang saya temukan bersama Ajez di suatu sudut Klenteng. Ternyata, seseorang tersebut adalah Tuyul. Tapi tuyul yang satu ini beda. Tubuhnya memang anak-anak, tapi omongannya seperti omongan orang dewasa yang rapih dan tertata dengan baik.

Si Tuyul tiba-tiba berbicara sesuatu yang tidak saya duga dan mengagetkan, "Kamu sudah mati, bu."

Jleb.


Saya : "Ha? Apa?"
T: "Iya, seharusnya kamu sudah gak ada di dunia ini."
Saya : "Tidak mungkin! Bagaimana bisa? Padahal saya baru saja bersama teman-teman saya pagi ini tapi kenapa kamu bilang begitu? tolong jelaskan!"
T: "Itu yang tak bisa aku jelaskan. Yang jelas kau harus pergi dari dunia ini."

Saya rasa muka saya pucat waktu itu. Lalu Ajez pun menyambung omongan si Tuyul.

"Iya bu, tapi maaf, kamu emang sudah meninggal. Untuk saat ini cuma aku yang bisa lihat kamu, bu," jelasnya dengan kata yang pelan.

"GAK JEZ! GAK MUNGKIN! AKU INI MASIH HIDUP! AKU MAU PERGI SAJA, KALIAN GILA!"

***

Saya pun berlari keluar klenteng, melewati sekelompok penari yang masih meliuk-liukkan tubuhnya dengan kostum berwarna kuning terangnya, lalu berlari diantara kerumunan penonton.

Sesampainya diluar, saya melihat mbak saya dari jauh. Saya coba SMS mbak saya, "Mbak aku ada di klenteng juga! Tolong aku, aku mau pulang, disini aneh!"

SMS telah terkirim dari hape di genggaman. Lalu saya hampiri mbak saya di sebelah tribun penonton tanpa atap, yang -sudah pasti- panas karena sengatan matahari. Saya menaruh hape saya di sebelah tembok tribun dan menghampiri mbak saya.

Tapi setelah saya menghampirinya, dia melewati saya begitu saja. Lalu mbak saya menemukan hape saya, "Lho ini kan hapenya Abu? Kok bisa disini?"

Saya pun berbalik arah menuju dirinya lagi sambil berteriak didekatnya, "MBAK INI AKU, ABU! AKU INGIN PULANG! AKU MERASA ANEH DISINI!"

Ternyata mbakku hanya merespon aneh, sama seperti teman saya yang saya temui sebelumnya, dia seperti tidak tahu siapa yang berbicara dengannya. Dia sama sekali tak melihat saya!

Saya mampu melihat, bersuara, menyentuh, tapi posisi saya hanya sebuah ruh.

Lalu saya berlari dan mengambil hape saya kembali yang tergeletak. Saya kabur darinya sembari menangis.

Kemudian di malam harinya di suatu jalan, saya bertemu dengan teman-teman kampus saya, entah apa yang mereka lakukan disana. Yang pasti, saya berada didekat Saki, Eka, dan Dimas "Zoso", saya pun juga berusaha memanggil mereka dengan nada pelan dan lirih, tapi mereka tidak juga dengar malah meninggalkan saya.

Dalam hujan saya menangis dan merenung ada apa ini, saya tidak tahu mengapa tiba-tiba saya sudah terpisah dengan jasad saya. Lalu tiba-tiba Ajez datang dan menepuk bahu saya dan berbicara kepada saya.

"Sepurane bul, awakmu kudu ikhlas. Aku yo gak trimo awakmu ndhisiki tapi yaopo maneh,"

Saya masih tetap menangis.

"Pulango bul, keluargamu nunggu nang omah," lanjutnya.

Baiklah, kemudian saya pulang sambil berlari menuju rumah. Di rumah saya terasa sekali suasana dukanya. Sebagian keluarga besar berkumpul dengan baju hitam-hitamnya dengan muka suram, saya berlalu masuk dan menuju kamar saya, menyusul jasad saya dan orang-orang yang berkumpul disekitar jasad saya.

Sebelum saya masuk kamar, saya sudah terbangun dari mimpi terburuk saya, lewat diwaktu subuh. Oh, God. Mimpi macam apa ini?

(sepertinya masih bersambung)
Read More and Comments

07 Agustus 2011

(Not Yet) Finished!

Finally, setelah mengalami masa pra-produksi yang cukup sulit, akhirnya proses produksi video klip Fallin in love milik DJ Project SELESAAAI!!





Ini adalah kali pertama Komikamu! Pictures menggarap video klip. Jadi yaa rada carut marut pengerjaannya, bahkan bisa dibilang satu-satunya crew dalam videoklip ini adalah SAYA! haha gila! Bisa nandingin @aulion ini :D amiiin

Sebelumnya, aku kasih tahu dulu apa-dan-siapa DJ Project itu. Band ini terbentuk hampir dua tahun lalu, dari waktu Wafa (vocal), Ichi (gitar), Septian "Slepet" (bas), dan Yudha (drum) masih duduk di bangku SMA. Mereka semua berasal dari SMA yang sama, SMA Khadijah Surabaya, yang sampai status mereka berganti jadi alumni mereka masih eksis. Yah eman sih kalo band kayak DJ Project ini bubar, pasalnya musik yang mereka usung menurut saya berbeda sekali dengan yang lain.

Jika sekarang mainstream yang dipakai band-band tingkat anak sekolah adalah pop, rock, melodic, dan lainnya, DJ Project pun menjadi tandingan dengan mengusung musik yang jazzy. Ketika aku tanyakan kepada mereka apakah akan lanjut, kompak mereka berempat mengiyakan. "Kita bakal lanjut mas, eman kalo putus tengah jalan," kata Ichi mewakili. Asek!

Kemudian tentang video klip, sebenarnya aku berniat menggarap Fallin in Love versi awal (akustik). Tapi ketika rapat, mereka meminta untuk menggarap yang versi full band. Dari hasil rekaman, saya pun tertarik untuk menggarap versi baru dari lagu ini dan merombak beberapa skenario dari video klip ini. Akhirnya, terpilihlah hari Kamis (28/07) sebagai hari pertama take, dan produksinya berakhir pada hari Selasa (02/08).

Oke spoiler : video klip ini bercerita tentang masing-masing pribadi DJ Project yang sedang "melambung" karena jatuh cinta. Perasaan itu mereka tumpahkan dalam ekspresi. Ada ekspresi malu, senang, galau, juga bagaimana mereka mengekspresikan cinta mereka dengan cara bermusik.

Jika tak ada aral melintang yang begitu berarti, video ini dilepas di channel Youtube Komikamu! Pictures di minggu-minggu terakhir Agustus 2011. Mohon doa dan dukungannya semua!

Untuk Facebook Page, bisa dicari DJ Project dan Like! Dan jangan lupa untuk like KOMIKAMU! Pictures juga :D
Read More and Comments

21 Juni 2011

GO DJ GO DJ GO!!

2010


2011


Yeah, satu lagi <span style=">good news
dari mantan SMA saya tercinta, SMA Khadijah Surabaya. Setelah prestasinya dengan sekolah peraih nilai UNAS tertinggi (se-Jatim atau se-Surabaya lupa aku :p), ada lagi good news yang gak kalah penting. Kali ini datang dari Anak Basket (Abas) SMA Khadijah Surabaya (DJ).


(Photo : suporter dj 2011)

Seperti yang Anda tahu (mungkin yg belum tahu aku kasih tahu), tahun lalu (2010), Abas SMA DJ berhasil masuk ke babak utama setelah prestasi Abas yang mungkin bisa dibilang seret, terutama di liga basket pelajar terbesar di Indonesia, Honda DBL. Padahal aku ingat betul, perform Abas waktu DBL tahun 2008 (pertama kali aku telaten sama liga ini) begitu "aduh". Bagaimana tidak, baik tim putra maupun putri sulit sekali meraih kemenangan. Bahkan yang paling parah waktu itu, tim putri DJ kalah 33-0 oleh tim dari Tuban (lupa sekolah mana). Waduh yang sabar ya, aku juga ikut sedih T.T

Kemudian pada 2009, DBL merubah peraturan. Sekolah yang mempunyai prestasi minim di DBL akan dikelompokkan dalam babak penyisihan awal. Jadi semua tim yg pada babak penyisihan awal adalah tim yg minim prestasi di liga DBL terakhir. SMA Khadijah termasuk didalamnya.

Penyisihan dimulai. Waktu itu teman seangkatan saya masih main. Tapi, pada akhirnya DJ harus rela kalah jauh dari SMAN 1 Waru Sidoarjo. Lagi-lagi kekalahan harus kami terima.

Bagaimana dengan tim basket putri? Mereka harus rela menyimpan ambisinya untuk bertanding di babak penyisihan awal, karena tim putri kena waiting list dan akhirnya posisinya tergusur. Be patient :)

DBL 2010 datang! Dengan amunisi baru, nampaknya tim basket putra dan putri siap bersaing kembali dalam babak penyisihan awal pada Februari 2010. Mirisnya, banyak anak DJ sendiri yg masih memandang sebelah Abas DJ. Menyakitkan, tapi gausah dipedulikanlah!

Setelah menjalani dari pertandingan ke pertandingan, akhirnya tim putra DJ resmi memasuki babak utama pada 14 Februari 2010. Suasana haru dan girang bercampur jadi satu.

Perasaanku, baru kali itu DJ membawa banyak suporter yang penuh semangat. Padahal pada DBL sebelumnya, suporter itu NIHIL walaupun diantara orang-orang yg duduk di tribun ada anak DJ-nya. Tapi kini semua berbeda, seluruh Khadijah kini sudah tahu Abas bisa membuktikannya!


(Photo : Suporter DJ 2010)

Soal tim putri, tim putri ternyata masih belum waktunya masuk babak utama DBL. Tahun 2011 ini pun juga belum dapat memasuki babak utama. Sabar, kalau Tuhan 'bilang' sudah waktunya ya sudah waktunya, karena Tuhan juga melihat kesiapan kalian ;)

Babak Utama DBL 2010! Singkat cerita, dari 3 pertandingan DJ hanya memenangkan 1 pertandingan. Itu berarti DJ kalah dalam klasemen grup. Namun seperti pada saat penyisihan awal, suporter masih setia mendukung, rela menghabiskan suaranya demi meneriakkan dukungan untuk teman-temannya. Sungguh waktu itu nyesel banget lhoo jadi alumni huhu.


***

DBL 2011!
Inilah musim DBL yang benar-benar menguntungkan bagi Khadijah. Bermula dari roadshow DBL, ternyata SMA Khadijah menjadi sekolah pilihan untuk membuka roadshow liga paling bergengsi ini. Wow!




Waktu roadshow, kebetulan OSIS SMA Khadijah punya gawe lomba-lomba dalam peringatan Hardiknas, jadi tema pakaiannya pada batik semua. Unyu deh sekolahku :3


(Photo : batik-ing)

Tepat pukul XII, roadshow DBL dibuka. Pertama, tim cheers-nya perform dengan gaya koreo dan kostum yang lama. Kenapa pakai yang lama? Kalau pake yang baru gak surprise dong :p hahaha sip dah!



Kemudian diperkenalkanlah Abas SMA Khadijah dengan amunisi baru, ditambah anak kelas X minus kelas XII. Lalu pada sesi terakhir ada games, kayaknya sih game shooting bola (sayang waktu itu aku udah pulang). Roadshow berakhir pukul 13.30 WIB.



Lagi-lagi Khadijah beruntung. Sewaktu DetEksi merilis jadwal Honda DBL 2011 yang North region, Khadijah ternyata masuk laga ke-3 opening! Wow, ini sesuatu yang luar biasa bagiku, mungkin bagi anak-anak Khadijah juga. Betapa diistimewakannya DJ, padahal beberapa tahun lalu Abas tidak ada apa-apanya. Inilah yang dinamakan from zero to hero.

Tibalah saatnya opening Honda DBL 2011 East Java -North Region. Saya sudah standby di DBL semenjak awal pembukaan. Pembukaan dibuka dengan aksi dance yg dinamakan Morph Dance, persembahan Takupaz (Tim dance langganan DBL) berkolaborasi dengan MC kocak DBL yang juga kesukaan saya sejak mengawal pertandingan DBL tahun 2009, Uget Woow.

Laga demi laga berlalu, akhirnya pada pukul 17.00 WIB tibalah waktunya Khadijah!

saat opening, DJ berhadapan dengan Bhayangkari. Wah aku kira kayaknya DJ udah gampang ngalahin ini Bhayangkari. Ternyata susah! Abas DJ saling berkejar skor dengan Bhayangkari mulai dari quarter pertama. Bahkan (kalo gak salah) akhir quarter dua kedudukannya seimbang. Suasana makin meriah dan ramai, dan pastinya....sumuk! :D

Tibalah pada dua quarter terakhir. Dalam dua quarter terakhir, kedua kubu masih saling berkejar skor. Dan pada akhirnya, Khadijah menang! Khadijah menang satu bola dengan Bhayangkari, 28-26. Sontak seluruh suporter bersorak dan para anak basket DJ selebrasi di lapangan.

(Photo : Jabbar, yang langganan kefoto).

Pertandingan berikutnya melawan Petra 5, yang Pak Warfin sebut sebagai
lawan berat di Grup F. Ternyata, di tangan dingin Pak Warfin yang sedang dingin-dinginnya, Perta 5 kalah (agak) jauh dengan Khadijah! Subhanallah Luar biasa!

”SMA Petra 5 merupakan lawan paling kuat di grup. Kami bersyukur bisa membuat kejutan dengan mengalahkan mereka dan akhirnya lolos ke playoff. Kemenangan itu merupakan buah kerja keras anak-anak. Dan lolos ke playoff ini sudah ditunggutunggu sejak lama,” ujar Antonius Warfin, pelatih Khadijah, dikutip dari situs DBL Indonesia (21/06).

Lalu pada akhirnya, Khadijah lolos ke babak Sweet Sixteen (Playoff) DBL 2011 setelah menang melawan SMAN 14 Surabaya. Suporter yang masih setia dari pertandingan ke pertandingan pun bersorak gembira, dan Abas kembali berselebrasi di lapangan dengan sujud syukur. Inilah, Playoff pertama DJ!!






and finally Sweet Sixteen for the 1st Time! Congratz!!

Especially Dedicated to :


Mr. Antonius Warfin
our beloved Basketball Coach (y)

Read More and Comments

03 Mei 2011

Dimana #Maywish?

Heran.

Biasanya di twitter, setiap akhir bulan rame anak-anak eksis twitter (termasuk aku) mengucapkan harapan untuk bulan berikutnya dengan hashtag khusus di ujung twit atau didepan twitnya. Seperti di akhir bulan Maret kemarin, semua mengucapkan harapan bulan April dengan Hashtag #Aprilwish, dan begitu juga bulan lainnya. Hashtag "wish" ini kerap menjadi Trending Topics (TT) di twitter.

Tapi apa yang terjadi di pengujung April? Tumebn banget gak ada yang make a wish. Berhubung sudah mendekati bulan Mei. Aku pikir aku yang ketinggalan. Tapi biasanya jadi TT untuk beberapa hari, tapi apa yang terjadi dengan #maywish? sepi pol (banget).

Kata temenku di twitter, "mungkin gara-gara arti May lainnya adalah 'mungkin', jadi takutnya gak ada yang ngucapin. gitu bu." Lumayan masuk akal sih.

Lalu perkiraanku begini, yang kebanyakan ngucapin "wish-wish" kalo gak salah anak-anak sekolahan. Ya biasa, ngikutin apa yang terjadi biar gak ketinggalan jaman :p hehe. Jangan-jangan mereka nggak mengucapkan gara2 udah selesai UNAS? wah, kalo beneran gitu tega banget sama Tuhan-nya. Tapi gak mungkin, setidaknya ada satu yang megucapkan #maywish. Tapi, satupun tidak ada.

Apa ada pengendalian pikiran untuk menghilangkan #maywish?
Apa ini peraturan #royalwedding?
Apa twitter ada sistem pen-delete-an hashtag #maywish? Kalo ada buat apa?
Apa ini konspirasi teroris dan kelompok NII?
Atau ini hanya akal-akalan Amerika?

Oke. ini terlalu berat. yang benar saja.

Alasan temanku diatas masuk akal, tapi sama saja orang-orang twitter melupakan doa hanya karena arti ambigu dari "May". Cobalah berpikir positif. Ingat, dalam islam, ketika melakukan sesuatu apapun pasti ada niatnya.

Kalau "May" berarti "mungkin", niatkanlah dari hati kalian bahwa kalian hanya sekedar memberitahu harapanmu di bulan Mei ini. Sembari menulis, bersungguh-sungguhlah dalam menuliskan harapan. Lalu buat yang lupa, bersyukurlah dan istighfarlah selagi Tuhan memberimu kehidupan hari ini, entah itu buruk atau baik.

God doesn't have a twitter account, but God always know everything :)
Read More and Comments