Judul diatas aku ambil dari lagu sebuah band dan aku plesetkan agar sesuai dengan apa yang akan aku tulis. Post ini mungkin agak frontal dan akan sangat singkat daripada post-post lainnya.
Yak, tahukah kamu? Aku sedang mendekati seorang cewek :)
mungkin kamu semua tahu bahwa mendekati cewek itu emang ada yang susah banget, ataupun mudah. Cara mendekatinya pun beda-beda, dan aku punya caraku sendiri. hehehe...
Meskipun aku sudah yakin dengan caraku ini, tapi tetep aku masih ragu untuk melakukan beberapa diantaranya. Salah satunya adalah soal kontak-kontakan, entah itu lewat SMS, YM, Twitter, ataupun FB.
Berdasarkan pengalaman menjomblo setahun lebih dan ditolak lebih dari tiga kali semasa jomblo (cucolnih), ada tingkat kejenuhan sendiri ketika kita sering menghubungi. Si cewek jadi lebih cepet bosen kepada sang cowok yang mendekati lantaran tiap hari dihubungi orang yang sama. Kita tentu bosan kan kalau lauk makanan kita tiap hari tempe tahu terus bukan? Karena itulah ketika aku mendekati cewek berikutnya (setelah ditolak), aku upgrade cara-cara lamaku ke cara yang lebih baru : coba jarang-jarang SMS-nya.
Sudah kuberi jarak hari demi hari untuk SMS dia, begitupun juga pas di Twitter dan FB. Tapi ketika aku yakin sinyal sudah terlihat kuat, aku malah dapat pukulan yang cukup "mantap" untuk mematahkan perasaan ini. Temennya cerita ternyata dia risih kalo aku texting, comment-comment segala fotonya dan lain-lain. Patah hati? jelas. Untuk itu kuputuskan mundur. Ternyata jadi teman baginya lebih enak :)
Lalu aku punya target lagi. Dua target terakhir di tahun 2010 ini metode pendekatannya hampir sama dan feedback nya hampir sama Mereka berdua sama-sama ramah dan lumayan dekat sih sama aku. Tapi ternyata ooooh, ditolak! :X
Weleh, weleeh....
Tapi ditolak gak masalah, itu berarti guduk calonku. Jodoh wes onok sing ngatur; Allah. Ditolak, yaaa..... nyari lagi. hehehehe. Ini sekarang lagi proses mendekati. Semoga ini pilihan yang tepat, amiin.
Tapi problem-problem mendekati cewek masih saja menghantui. Inilah kata-kata para wanita yang pernah aku dengar :
- "Aku lebih suka kamu yang SMS duluan :)" tapi ada juga yang "ah, risih deh. siapa sih ini sms-sms aja?"
- "Lebih baik kalo pedekate gausah lama-lama, biar pacarannya gak mbosenin." tapi ada yang bilang, "pedekatenya kurang lama mungkin, kok gak awet ya?" -___-
- "aku terima kamu apa adanya :)" tapi "kenapa si dia begini, kenapa dia begitu, kenapa dibdicuwexibeiudbiecbieicjenw blablablablaaa"
- "aku suka cowok pekerja keras kayak kamu" tapi "aku gak seneng cowok kayak gitu! gak merhatiin aku nanti.
Daaan masih banyak lagi wishlist di pikiran dan mulut wanita yang sampai saat ini aku sulit dimengerti. Semoga aku menemukan cewek yang bener-bener klik sama aku.
Memang sulit mendapatkan hati seorang wanita. Ya, Karena wanita sulit dimengerti....
Read More and Comments
17 Desember 2010
Movie Magic : Time to Move to Another New Concept! (Detcon 2010 - Part 3 end)
Dengan diumumkannya tema DetEksi-con (Detcon) tahun depan, 2011, maka berakhirlah rangkaian pameran mading dan segala acara di venue Detcon, SSCC PTC, Surabaya. Dipamungkasi juga oleh pengumuman Journalist Blog Competition 9JBC) maka Detcon 2010 benar-benar telah selesai.
Tema tahun depan adalah Movie Magic. Kalo kata Mas Azrul, "dengan film, kita bisa tertawa, menangis, terharu." Tema yang kelihatannya seru, dan kelihatannya akan lebih banyak menguras tenaga, pikiran, dan pastinya MATERI --kasihan juga yang nantinya gak menang, kalah sama sekolah-sekolah "nyentrik" (baca part sebelumnya) tersebut, hehehe.
Tapi untuk part terakhir ini, aku akan dikit membahas tentang sekolah-sekolah yang menang Detcon atau apapun dari Detcon kemarin, atau malah gak bahas sama sekali. Yang mau aku "kuliti" disini adalah tentang konsep Detcon yang sampai saat ini kayaknya makin terlihat sedikit membosankan. Bahkan, yang biasanya "selalu ada yang baru" malah waktu Detcon 2010 ini sedikit sekali perubahan yang ada. Palingan ya yang diberangkatin ke Aussie jadi belasan lebih lah (lupa pastinya berapa, hehehe).
***
Dalam beberapa halaman Jawa Pos, terutama DetEksi, selalu membahas kesuksesan dan kemeriahan Detcon di venue. Aku akui memang meriah sekali, asyik, bahkan Detcon bisa lebih berkesan ketimbang produk DetEksi yang lain (DBL, red). Banyak yang terjadi didalamnya, dari pra sampai pasca Detcon, gak ada yang terlupakan --sekalipun itu kenangan pahit seperti ditolak cewek incaran kayak aku, hehehe. Sekalipun Detcon tidak seru dan sedikit perubahan yang terjadi didalamnya --seperti Detcon 2010 ini, tetap Detcon menjadi tempat hangout, kumpul-kumpul bareng temen, pacaran, jalan-jalan bareng keluarga, dan lain-lain.
Namun kalo berdasarkan feel-ku dan adik-adik kelasku yang aku bantu bimbing, juga temen-temen sesama alumni yang datang ke Detcon kemarin rasanya ada sesuatu yang bikin gak seru. Entah apa itu.
Tapi aku coba amati, dari mulai berita di koran sampai di venue sendiri. Ternyata ada poin-poin pening yang harus digaris bawahi oleh panitia dari DetEksi, dan mungkin semoga bisa jadi bahan evaluasi agar aku dan teman-temanku gak bosen ngikut Detcon, walau hanya sekedar "absen". Hehehehe....
***
Detcon tahun ini nampaknya hampir sama dengan Detcon tahun kemarin. Tiada perubahan yang berarti. Semua sama. Paling yang berubah hanya yang ke Aussie berapa, terus soal panggung dan layout venue keseluruhan. Tapi cara-cara DetEksi membuat kehebohan masih sama saja, juga dari sisi acara yang belum ada perubahan yang berarti. Semua masih sama.
Coba kita lihat DBL. Tiap tahun ada saja yang baru, yang membuat kompetisi itu heboh dari kota ke kota. Bahkan tiap tahun makin banyak kota yang meminta dipijaki oleh DBL Indonesia. Perkembangannya cukup signifikan. Bahkan sang commisioner Azrul Ananda menjadi calon kuat ketum Perbasi karena dedikasinya yang tinggi di dunia perbasketan Indonesia.
Nah ini yang kudu digarisbawahi. Jikalau Azrul terpilih sebagai ketum Perbasi, apakah tidak tambah sibukkah beliau? Apalagi beliau saat ini lebih dikenal sebagai commisioner DBL, bukan Detcon. Bisa kita bayangkan dan terka sendiri, bila nanti beliau jadi ketum Perbasi, apakah beliau masih bisa "menuntun" Detcon untuk lebih maju? Abi-nya saja, Dahlan Iskan harus melepas jabatannya sebagai CEO Jawa Pos hanya untuk menjadi Dirut PLN sepenuhnya. Haruskah nantinya Azrul harus melepas DetEksi secara bertahap hanya untuk menseriusi basket? Kalau memang begitu, ini berarti pertanda munculnya point of diminishing return (titik kebosanan) dalam Detcon yang pernah dibilang Azrul sendiri.
Yang paling penting adalah konsep. Nah, dalam setiap event Detcon yang selalu tak lepas aku ikuti selalu ada perubahan tiap tahunnya, dan perubahan tersebut selalu disambut positif oleh peminat-peminatnya. Namun kali ini sepertinya hampir tidak ada perubahan yang berarti didalam tubuh Detcon. Isi acaranya masih sama, cuma ditambah-tambahi oleh supporting event yang sudah ada, seperti Pop Group yang dulunya khusus SMP sekarang SMA juga ada. Bagaimanapun itu, Pop Group tetap Pop Group. Setahuku cuma itu isi acara yang ada tambahan ataupun perubahan, selain itu hampir tidak ada yang bikin heboh seperti event-event DetEksi biasanya.
Nah, kalau DetEksi tetap mempertahankan konsep Detcon sama seperti itu terus, itu berarti mereka akan melaukan "bunuh diri", karena konsumen sudah terbiasa dengan perubahan yang heboh dalam Detcon. tapi disaat tidak ada perubahan itu sama saja mengurangi penggemar Detcon ini. Sekalipun DetEksi nantinya membuat berita yang "narsis" --walaupun tidak benar-- hanya untuk menarik pengunjung.
Mungkin yang utama saat ini cuma konsep acara. Konsep acara Detcon harus terus berubah demi eksistensi Detcon. Jangan cuma DBL yang terus berkembang, ingat, kita masih punya Detcon yang harus 2 langkah lebih maju agar bisa menyamakan "kegilaan"DBL. Walaupun D dari DBL sudah bukan berarti "Deteksi" lagi, tapi logonya masih memuat Si Det yang bermain basket. Itu berarti Detcon dan DBL masih satu kesatuan yang harus berjalan bersamaan. Tentang Azrul Ananda, bukannya aku tidak memihak lagi kepada beliau bukan. Aku lebih memilih Azrul tidak menjadi ketum Perbasi agar masih bisa menaungi Detcon dan DBL lebih dalam. Cukup sampai NBL saja, toh ya takut juga Azrul kecapekan dan kekurangan waktu untuk memikirkan semua aset yang dimilikinya.
Det, aku tantang dirimu! Tahun 2011 harus ada perubahan agar aku dan kerabat-kerabatku tidak bosan menghabiskan seluruh tenaga, pikiran, dan -sekali lagi- materi untuk Detcon. Go DetEksi, Go Azrul! (end) Read More and Comments
Label:
Asal Coret,
azrul ananda,
DBL,
detcon,
Deteksi con,
make people laugh,
Movie,
movie magic
12 Desember 2010
Mitos-mitos di Indonesia
Tadi malem waktu ngerjain tugas iseng ngetweet tentang #mitos mitos yang beredar di Indonesia sejak jaman baheula sampai sekarang. Sebagian asli, sebagian cume sekedar mitos belaka. Percaya atau nggak ini hanya mitos. Didapat dari berbagai sumber. Selamat menyimak!
Jangan pernah kencing di atas bara api entar kencingnya ga lancar (batu ginjal) #mitos
Jangan pernah kencing di atas bara api entar kencingnya ga lancar (batu ginjal) #mitos
Jangan duduk di depan pintu, ntar seret jodoh #mitos
Jangan makan sambil tidur, entar kepalanya membesar karena makanan yang langsung dicerna oleh otakdan ga sampe ke lambung. #mitos
Nyanyi/Nyetel Lingsir Wengi bisa manggil kuntilanak #mitos
Bagi Perempuan jangan tidur tengkurap ntar susah dapet jodoh #mitos
Bagi anak kecil, jangan makan coklat ntar giginya bolong. #mitos *yaiyalaaah
"Bagi seorang anak dilarang menolak perintah orangtua, bilang "ah" pun dilarang ntar dosa" #mitos *ada di Al-Qur'an
Jika kita mendengar adzan jam 2 pagi, itu berarti muadzinnya ngelindur (ngigau) #BUKANmitos
Jangan makan daging babi, haram #mitos *lawaaaas
Jangan ngintip orang lagi mandi ntar bintitan #mitos
Men from Mars, Woman from Venus #mitosLUAR
Jangan makan telor terlalu banyak entar bisulan #mitos
Jangan begadang entar kesiangan #mitos <--terbukti
bersin mendadak itu gara2 ada yang lg ngomongin kita #mitos
Jika ada kupu2 masuk ke rumah, itu berarti akan ada tamu #mitos
Jika kelopak bawah mata cenduten, itu berarti ada yang ngrasani (ngomongin) #mitos
Jangan belagu entar digebugin ama orang #mitos
Jika kita mimpi orang dekat kita mati, maka orang yang kita impikan akan umur panjang #mitos
jika kita membicarakan orang dan orang yang dibicarakan tiba2 datang, maka orang tersebut akan berumur panjang #mitos
Jangan duduk di atas bantal ntar banyak utang #mitos <-- aku sering, soale kursine atos. piye iki?
Jangan gunting kuku malam-malam, katanya umurnya pendek #mitos
Jika ingin nahan boker, ambillah batu kerikil dan simpan di saku celanamu yang sebelah kanan #mitos
klo kerikil di kasih kantong sebelah kiri akan mempercepat proses boker #mitos
tanaman bisa tumbuh subur, jika pada pagi hari disiram air kencing lelaki #mitos
bunyi kodok yang berkelompok dapat mengundang hujan #Mitos
Terlalu banyak membaca membuat mata lekas aus #mitos
Anjing yang menggonggong di malam hari tanpa sebab dikarenakan sedang melihat mahluk halus #mitos
dalam ilmu fengshui, cermin didepan pintu sangat tidak dianjurkan #mitos
Jika kita melewati perempatan, kita harus berdehem 3x. dimaksudkan untuk permisi kepada penunggunya #mitos
Bayi bisa melihat mahluk halus #mitos
Jgn pernah menyimpan tanah dari kuburan karena akan mengakibatkan tempat itu menjadi tempat arwah yang tanah kuburannya diambil #mitos
Mencukur alis bisa melihat roh halus #mitos
lagi baca #mitos John Titor, pengelana waktu
seseorang yang akan meninggal 40 hari sebelumnya akan mengalami perubahan kebiasaan #mitos
Jika tangan kita gatal maka akan dapat rejeki #mitos
Angin di dini hari adalah pertanda buruk #mitos
katanya, jika ada hujan di malam jumat, seminggu bakal hujan terus #mitos <-- terbukti
Jika rambut kita berketombe, itu artinya kita belum keramas #BUKANmitos
Minum soda bisa mempercepat PMS #mitos
Bertambahnya umur membuat kita tidur kita makin berkurang #mitos
Orang yang lahir pada Subuh adalah orang yang terbuka dengan orang lain #mitos
Sekian #mitos nya. Ingat, cuma mitos, boleh percaya boleh tidak.
Read More and Comments
07 Desember 2010
Inilah LAST RECORD!
Inilah film yang aku dan temen-temenku garap waktu SMA di Khadijah dulu, yang banyak kontroversi didalamnya yang banyak bila diceritakan. Wes gausah kebanyakan tanya, langsung tonton aja :)
Read More and Comments
Read More and Comments
Label:
CAS,
Catatan akhir sekolah,
dokumenter,
Filemku,
sma khadijah
30 November 2010
The Wonder Guys (Detcon 2010 - part 2)
DetEksi-Con 2k10 memang sudah berakhir 28 November lalu, namun kenangan didalam event tersebut masih terasa begitu hebatnya sampai saat ini. Apalagi mengingat sekolah yang saya bantu pembinaannya dapat menggondol 2 medali, yaitu 5 mading pengumpul pertama (Bronze) dan Top Ten Gold (Emas)! Sebuah pencapaian yang luar biasa bagi SMA Khadijah, khususnya Mading KAOSt. Karena pada angkatan-angkatan KAOSt sebelumnya belum pernah mendapat penghargaan paling tinggi seperti ini. Inilah yang membuat saya percaya terus membantu mereka, tak peduli ujung-ujungnya bakalan menang atau kalah. Karena saya juga percaya bahwa angkatan tahun ini adalah angkatan yang bisa saya sebut The Wonder Guys.
***
Semua berawal pada Agustus 2010. Oleh permintaan mantan ketua mading, Istiqomah, dan angkatan KAOST sebelumnya, akhirnya saya merelakan beberapa waktu saya untuk membantu hal-hal yang rumit pada sebagian mading. Dalam hal ini, 3D adalah mading yang paling banyak kerumitannya, apalagi soal kerangka. Selain itu, Bu Dian selaku pembina mading juga jarang datang dikarenakan kesibukan beliau. Jadi selain saya datang membantu anak-anak, saya juga berniat membantu beliau.
Selain membantu hal rumit dalam mading 3D, saya punya hasrat lain untuk menjadikan komunitas yang sangat berarti dalam hidup saya selama di SMA ini lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya. Saya bersama anak-anak mading mencoba metode baru pencarian ide, penulisan proposal, dan dalam hal lainnya. Dengan harapan, semoga semuanya lancar dan berjalan seperti rencana :)
Minggu pertama sebelum Ramadhan; agendanya adalah mencari ide untuk mading 3D dulu. Hei, itu kali pertama saya berembug bersama Mading KAOSt sebagai alumni DJ! Saya amat bangga sudah dipercaya sama anak-anak, karena itu saya percaya mereka bisa melakukan semua ini sesuai rencana.
Waktu berdiskusi itu, saya merasa sangat tua didalam forum itu. huhuhu, sedih memang menerima kenyataan bahwa umur membatasi semuanya. Tapi kok saya nggak bisa berlaku seperti orang 'tua' sesungguhnya ya? Saya lebih suka bercanda bersama mereka ketimbang harus terlalu serius, hahaha....
Dan dari diskusi 2,5-3 jam itu, tercetuslah dua buah kata kunci untuk mading 3D ini, yakni Punokawan dan Opera van Java. Keduanya memiliki suara yang sama kuatnya, namun dasar anak-anak idenya banyak, akhirnya kedua "unsur" itu digabung.
Mengapa Punokawan? Punokawan dalam dunia pewayangan adalah 4 sekawan (Petruk, Gareng, Semar, dan Bagong) yang selalu melucu, tapi juga bijak. Yang kemudian kita gabungkan bersama Opera van Java, guyonan bermodel wayang orang modern. Dan pada akhirnya, lahirlah "Detcon van Java" ini!
Untuk mading Gerak saya tidak terlalu tahu karena mereka bisa mengatasinya sendiri, dengan bantuan anak-anak TIK. Namun dengan cara diskusi yang sama dengan penentuan ide 3D, akhirnya mengambil tokoh-tokoh kartun yang terkenal di kalangan anak-anak SD hingga dewasa yang sangat lucu. Dan lahirlah "Detcon Fantasy" :)
***
Masih dalam minggu pertama, pengerjaan mading pun dimulai. Untuk mading 3D, dimulailah dengan pengerjaan kerangka. Inilah hal tersulit bagi anak-anak sampai meminta bantuan kepada saya. Karena memang cuma sedikit anak-anak yang mempunyai ilmu di bidang "pertukangan", akhirnya dipanggil juga tenaga alumni yang lebih tua dari saya. Mereka adalah Mas Aziz dan Mas Qodir, duo kakak beradik kembar. Sebut saja mereka Maskembar. hehehe....
Alhamdulillah, pengerjaan kerangka mading ini lebih cepat daripada yang tahun lalu. Kalau dulu kerangka yang dibikin 3-5 hari belum selesai, kini sudah selesai dalam kurun waktu 1 hari kurang!
Saya dan Maskembar memberikan pengarahan --yang terkadang ikut kerja, teman-teman yang melanjutkan dan mengerjakan sebagian besar kerangka itu. Ternyata mereka sudah bisa, hahaha! Dari sini juga kepercayaan saya terhadap anak-anak tahun ini makin tinggi.
Kerangka ini dikerjakan hampir 1-2 minggu, dengan berbagai kendala yang ada. Alhamdulillah semuanya beres, tinggal dipermak kerangka ini. Agar dapat memenuhi salah satu persyaratan pendaftaran yaitu "mading mudah dibawa dan dipindah kemana-mana", Detcon van Java dipecah menjadi 3 bagian.
Pertama bagian background, kedua pinball, ketiga kerangka dasar dibawah pinball. Agar lebih mudah lagi, bagian bawah mading kita beri roda agar lebih mudah dipindahkan.
Sek, pasti banyak yang pengen tahu mengapa pinball, kan? Pinball sebenarnya hanyalah ide bersama, agar mading ini lebih interaktif kepada pengunjung. Kalau ingin main tinggal luncurkan bola, dan bola itu nantinya masuk ke salah satu goal diujung track, dan disetiap track itu ada sebuah tantangan lucu. Inilah hal yang menarik perhatian 1000 lebih pengunjung mading kita dalam 10 hari pameran.
***
H-6 hari pertama pembukaan pengumpulan mading; saat itu saya masih dalam perjalanan pulang dari kampus. Hari itu saya pulang sore karena ada beberapa tugas yang harus diasistensi sama dosen ataupun asdos, jadi khusus hari itu saya tidak bisa hadir menemani untuk membantu. Toh, semua pernak pernik, hiasan tambahan lain, dan artikel-artikel sudah tertempel rapi, jadi saa juga agak jarang ke sekolah minggu-minggu itu.
Tiba-tiba, di kala maghrib menjelang, handphone bergetar 3 kali tanda SMS masuk. Kalau saya berkendara jarang pegang HP untuk sekedar balas SMS, apalagi angkat telepon, takut aja saya celaka dan tidak bisa lanjut kuliah dan membina anak-anak, jadi saya baru ngeluarin HP dari kantong ketika lampu merah.
Saya dapat SMS dari Ajeng, pesannya berbunyi "Mas, di Graha Pena sudah ada 4 mading yang terkumpul." Alamak! Langsung saja tanpa pikir panjang aku balas SMS-nya, "Langsung panggil pickup!!"
Sekedar memberitahu, kita dari Mading KAOSt selalu mengawasi basement Graha Pena, tempat biasanya mading-mading dikumpulkan. Selama satu minggu anak-anak harus bergantian mengawasi beberapa titik di Graha Pena yang jadi "jalur mading", termasuk parkir basement Grapen -sebutan Graha Pena. Kemudian anak-anak sudah saya minta untuk mempersiapkan pickup lebih awal agar bisa menanggulangi kejadian seperti ini. Dan tujuan dari semua ini adalah menjadi 5 mading yang dikumpulkan pertama; cita-cita angkatan-angkatan Mading KAOSt sebelumnya.
Saat memanggil pickup, ada sedikit kendala pada pickup, yakni mogok didepan Wonokromo! Langsung anak-anak memanggil opsi pickup lainnya, agar ada backup. Selama 45 menit tersebut kita menunggu mana pickup yang duluan datang, alhamdulillah jam 20.00 WIB yang datang duluan adalah pickup yang mogok tersebut. Jadilah kita mengirim mading malam itu, demi impian bersama.
Ternyata setelah sampai sana kita mendapat urutan antrian ke-4. Loh, katanya tadi 4 mading? "Iya, sekolah satunya ternyata cuma tanya-tanya," kata Ajeng. Ya sudah, alhamdulillah pokoknya jalan menuju 5 pengumpul pertama telah terbuka lebar :)
Dalam 5 malam 5 hari itu anak-anak bergantian menjaga mading yang berada di Grapen. Yang paling membuat saya gusar terhadap hasil jerih payah anak-anak ini adalah tidak mendapat izin dari sekolah untuk menjaga mading diwaktu jam sekolah. Baru dapat izin setelah ada kerusakan atau terjadi sesuatu. Wah, berarti nunggu ada masalah dulu ya?
Tapi akhirnya terjadi juga hal yang tidak diinginkan : mading dan stop kontak telah berpindah tempat. Stop kontak yang dibawa ke Grapen menghilang! Alhasil sabtu pagi anak-anak dapat izin untuk menjaga madingnya, sampai pada malam pengumpulan.
Sebelum pengumpulan itu, saya minta ke anak-anak yang membawa formulir dan kelengkapan syarat pendaftaran untuk memeriksanya dengan teliti setiap 1 jam agar kita benar-benar mendapat posisi 5 pengumpul pertama tersebut. Merepotkan memang memeriksa tiap waktu, tapi itu semua demi impian bersama :)
Pada malam pengumpulan itu, saya tidak bisa menemani sampai tengah malam berhubung sudah ada panggilan dari rumah bahwa gerbang mau dikunci. huhuhu. Akhirnya aku mengontrol lewat SMS, Twitter, dan Facebook. Saya bakal online terus sampai ada kabar.
Jam 00.00 WIB telah lewat, dan saya menanyakan Bizar, yang malam itu ikut menjaga dan mengantarkan mading menuju pengumpul pertama, apakah berhasil atau tidak. Dan kabar baik, "kita dapet nomer 3 mas," kata Bizar dalam SMS. Alhamdulillah, great job, guys!
***
Hari-hari konvensi pun datang. Syukur madingnya anak-anak lumayan ramai, pengunjung yang datang sedang pada asyik bermain dengan pinball tersebut. Selain itu, Detcon tahun ini adalah Detcon paling sukses bagi Mading KAOSt. Semuanya serba perdana.
Selain pertama kali menjadi 5 pengumpul pertama, tahun ini juga pertama kali anak-anak maju untuk kampanye di panggung. Walau tidak terlalu wah, tapi yang penting anak-anak berhasil untuk melakukannya.
Selain mading, kompetisi lain pun berhasil dirajai oleh SMA Khadijah. Pada Red-A DetEksi Model, model kita Diajeng Absarin Qisty berhasil masuk 5 besar. Dan ketika diajukan pertanyaan untuk 5 besar, Ajeng mendapat pertanyaan dari orang spesial pada malam itu, Azrul Ananda! Walau hanya sampai 5 besar, itu sudah prestasi yang bagus untuk Ajeng, juga Khadijah.
***
Tiba saatnya hari dimana saya akan jarang bertemu dengan para wonder guys ini, yaitu pengumuman pemenang. Hari inilah yang akan selalu akan saya kenang sebagai hari bersejarah bagi Mading KAOSt.
Pengumuman pemenang kompetisi-kompetisi dibuka jam 16.00 WIB, diawali dengan kompetisi SMP. Alhamdulillah, SMP Khadijah, yang satu rumpun dengan SMA Khadijah kembali berhasil menggondol piala Top Ten untuk mading Abu Nawas.
Waktu pertama kali melihat mading on-the-spot (MOS) SMP Khadijah ini memang bagus secara keseluruhan. Tetap enak untuk membaca artikel, karena semua artikel dibendel menjadi satu agar mudah dibaca. Dan satu fakta menarik ketika saya membaca mading Abu Nawas ini adalah bahwa saya baru tahu bahwa tokoh Abu Nawas itu memang pernah hidup dan benar-benar ada!
Itulah point terbesar (dan terlucu) yang membuat saya yakin mading buatan SMP tempat saya dulu bersekolah ini bakal kembali meraih penghargaan. Fakta lucu lainnya adalah saya baru tahu kalau ada lampu model obor, dan mereka memakainya. Saya sempat mengamati lampu itu selama kurang lebih setengah menit seperti orang bodoh, karena ya saya memang baru tahu ada lampu model begitu. Hahahaha! Sekali lagi, selamat buat SMP Khadijah. Abadikan mading kalian kembali di perpustakaan :)
Akhirnya tiba waktunya pengumuman kompetisi SMA. Untuk permulaan, kita sudah membawa turun medali perunggu atas pencapaian 5 pengumpul pertama. Tujuan kita menjadi 5 pengumpul pertama adalah sebagai penghargaan cadangan, bisa disebut juga cadangan semangat buat anak-anak mading dikala kita tidak dapat meraih penghargaan lain.
Ketika disebutkan penghargaan untuk mading gerak, kita sudah mulai berdoa.
Best Five Bronze belum disebutin, tetep doa.
Best Five Silver belum juga disebutin, tetep doa.
Best Five Gold nggak juga disebutin? Ya Sudahlah....
Custom Shoes? Lewat! Kita tahun ini tidak mengikutinya. Saya harap tahun depan ada anak-anak yang bener-bener niat untuk mengikutinya. Amin.
Dan tiba juga disaat penghargaan Top Ten-Top Ten untuk mading 2D dan/atau 3D. Kita berdoa untuk kedua mading ujung tombak terakhir ini, semoga ada yang tembus. Tapi kita malah kebanyakan berdoa untuk 3D, soalnya kita bener-bener yakin bakal tembus. Terutama anak-anak, terlihat wajah serius dan doa selalu terucap dari mereka. Tak lupa mereka juga tetap tersenyum.
Pertama-tama disebutkan pemenang-pemenang Top Ten Bronze oleh Azrul Ananda dan Aziz Hasibuan, dua petinggi DetEksi saat ini. Kita berharapa minimal bronze atau silver lah, tapi ternyata sampai Top Ten Silver, Detcon van Java tidak juga disebutkan. Akhirnya Top Ten Gold mulai disebutkan satu persatu pemenangnya.
Sampai 9 sekolah pemenang Gold kita belum juga disebutkan, saya wes pasrah. Saat itu saya bilang ke anak-anak, "satu piala ae legowo yo, rek?"
Mereka hanya mengangguk sambil tersenyum dengan tetap berdoa.
Disebelah saya ada Rangga, anak paling enerjik se-KAOSt. Kalo lari dan ndusel itu nomor satu dia. Aku berkata ke dia, "koyoke wes gak iki, ngga."
Tapi dia menjawab, "wes mas optimis ae, kosong kosong tiga (003)!!" tanggap dia dengan dilanjutkan teriak nomor mading 3D ke panggung.
Alhamdulillah, saya yang pasrah ini dikalahkan dengan keoptimisan anak-anak, Doa kita berhasil. Kita mendapat TOP TEN GOLD! Akhirnya, penghargaan yang paling langka bagi KAOSt diraih juga. Betapa girangnya anak-anak ketika menerima kenyataan ini, sampai-sampai si Istiqomah dan Icha nangis. Seolah air mata mereka mengeluarkan kembali segala memori kerja keras kita selama sebulan lebih yang telah terbayar lunas, tuntas :)
Ini berarti kita mendapat kesempatan yang sama dengan peraih Gold lain untuk ujian menuju Aussie. Kalau dapat betapa bangganya saya kepada anak-anak yang saya banggakan, kalau tidak ya sudahlah. It's just a game, ada yang menang, tapi juga ada yang kalah.
Terlepas dari prestasi anak-anak ini, ternyata Detcon 2k10 ini ternyata bukanlah Detcon terakhir (lihat part 1). Tema tahun depan adalah Movie Magic, dimana kita akan melihat keajaiban dari sebuah film akan dibahas di tahun depan. Semoga tahun depan masih bisa bertemu kalian lagi, para wonder guys!
Veni Vidi Pici. Kita datang, kita bertanding, kita menang :)
Label:
Asal Coret,
azrul ananda,
DBL,
detcon,
Deteksi con,
jawa pos,
make people laugh,
movie magic
18 November 2010
2010 Detcon terakhir? (Detcon 2010 - Part 1)
Inilah 3 patah kata yang terlintas di pikiranku saat ini. Agak kontroversial memang, apalagi hari ini sudah dibuka pameran mading terbesar di Indonesia timur ini. Tapi kalo aku pikir lagi secara logika mungkin bisa jadi benar perasaanku ini. Detcon tahun ini terakhir.
Wah, gak bisa dibayangin lagi kalo Detcon berakhir. Kemana lagi anak muda hangout bareng temen, pacar, dan keluarga di akhir tahun ini. Kemana lagi para calon peserta mading akan menyalurkan karyanya ke tingkat yang lebih tinggi. Aku akui, Detcon lebih enak dibuat kumpul-kumpul bareng kolega ketimbang DBL yang lebih sukses.
Detcon di mataku punya banyak cerita, dan kenangan yang bersifat abadi. Mulai kenalan sama anak, buat Newspaper Design (yang sekarang diganti mading Gerak), kampanye mading, belajar bersama kakak-kakak kelas, dan lainnya. Semuanya takkan tergantikan :)
Tapi kalau sampai Detcon berakhir itu berarti sama saja "membunuh" kreatifitas anak muda dan tidak ada lagi tempat cozy untuk bercanda bareng dan membuat kenangan, mulai pengiriman mading sampai pengumuman pemenang.
Berkali-kali Azrul Ananda bermain-main dengan anak-anak muda SMP sampai SMA sebelum pengumuman pemenang mading, tiap tahunnya di sela pidatonya dengan kata seperti ini, "Siapa yang pengen Detcon lanjut?"
Lantas semua angkat tangan, walau ada yang tidak mengangkat. Kemudian Azrul bercanda, "karena yang angkat tangan sedikit, tahun depan Detcon tidak ada," semua penonton pun berteriak nada kecewa. Tapi toh nyatanya sampai sekarang masih eksis, ya kan?
Walaupun di akhir konvensi Azrul selalu mengumumkan tema tahun depan dan menjelaskan dari awal sejarah Detcon, tapi ada suatu hari nanti kelak Detcon akan ditiadakan. Masih ingat dengan buku katalog mading warna hitam yang bertajuk "Deteksi Mading Championship"? Disitu ada tulisan Azrul Ananda tentang sejarah dan suka duka Detcon yang pernah dimuat di Metropolis, tepatnya di bawah header pada tahun 2008.
Diantaranya Azrul menulis yang kalau tidak salah (berarti benar) bunyinya begini, "DetEksi bertahan karena antusiasme penggemarnya. Lewat Detcon dan DBL, DetEksi dapat bertahan melalui waktu. Namun karena waktu juga akan ada point of diminishing return (tingkat kebosanan). Entah nantinya DetEksi akan tetap bertahan karena DBL atau Detcon atau sesuatu yang baru, yang penting masih bisa berkomunikasi dengan penggemarnya."
Nah, di suatu kesempatan, ada yang pernah berkata (kalau tidak salah Azrul yang bilang :)) bahwa event DetEksi akan berhenti jika antusiasme berkurang. Lihat DetEksi Party yang tamat pada 2006 karena mulai berkurang antusiasmenya. Hanya berkurang sedikit kepopulerannya, DetEksi langsung mengakhiri event besar tersebut.
Sekarang aku melihat antusiasme pengumpul mading tahun ini berkurang. Kemarin ketika ikut mengantarkan mengumpulkan mading 3D --yang akhirnya dapat 5 pengumpul pertama, pada pukul 22.30 WIB basement masih seperti 1-2 hari yang lalu keramaian madingnya. Kalau yang tahun lalu jam segitu sampai jam 00.00 WIB lewat mengalir terus pengumpulnya. Kemarin itu mandek sampek jam segitu-itu.
Sama seperti pengiriman mading ke PTC (loading), keramaiannya biasa. Gak heboh. Selain itu, yang bisa kita pakai sebagai tolok ukur kesuksesan Detcon bisa dilihat di Metropolis Jawa Pos setiap harinya. Pada tahun-tahun sebelumnya, jika pengumpul mading jumlahnya meningkat dan memecahkan rekor tahun-tahun sebelumnya langsung dimuat sebagai bentuk kebanggaan. Aku lho, yang baca Jawa Pos tiap hari tiap pagi blas gak ada berita tentang peningkatan rekor pengumpul mading.
Ketakutanku akan berakhirnya Detcon bertambah karena ada kabar bahwa tim jurnalistik SMK PGRI 1 Gresik, Madkresi, tahun 2010 ini adalah tahun terakhir mengikuti Detcon! Padahal mereka juara bertahan, gak pernah absen ikut Detcon. Berkali-kali masuk Top Ten dan memenangkan Best School. Pada mau tahu kenapa sebabnya?
Pada tahun 2009 lalu, sistem pemenangan trofi John & Chris Mohn (Best School) diubah. Yang dulu dari akumulasi nilai ketiga mading dari tiap sekolah, tapi sejak saat itu diubah menjadi banyak-banyakan medali, jadi seperti olimpiade.
Menarik sih, bentuk medalinya juga tidak kepikiran bagaimana bentuknya. ternyata patung Det dari Perak, Emas, Perunggu memegang bulatan medali. So out of the box. Tapi jadi lebih memaksa kita untuk meraih semua medali tersebut. Yang dulunya juara bertahan jadi jatuh karena perubahan sistem, seperti Madkresi.
Madkresi tiap tahun tidak pernah absen dari Top Ten, bahkan sesekali dua kali berkali-kali dapat Best School. Karena harus banyak-banyakan medali, Madkresi kalah. Tahun lalu, hanya mading 3D saja yang menang Top Ten Gold Medal. Selain itu tidak ada lagi.
Mereka telah mewakilkan model tapi kalah, begitu juga pada supporting event lainnya kecuali jurnalis blog. Alhasil gelar Best School direbut oleh "sekolah-sekolah-yang-nyentrik", sekolah yang bikin sekolah lain geregetan karena ulah sekolah-sekolah tersebut. Tahu kan yang aku maksud? hehehehe....
Mungkin ini keputusan yang besar bagi Madkresi dan keluarga besar SMK PGRI 1 Gresik, tapi mau bagaimana lagi. Mungkin dipikiran mereka, kalau mereka terus ikut lomba semacam Detcon tidak membawa kemenangan banyak mendingan disudahi saja daripada rugi. I'm sorry to hear that, brothers.
Dari kesimpulanku diatas, mungkin sekarang masih banyak yang tidak ingin Detcon berakhir. Ya, itu termasuk aku. Tapi sekali lagi diatas hanya sebuah pendapat. Terima silakan, tidak tak apa-apa. Toh aku juga masih berharap Detcon terus ada sampai Azrul Ananda berjenggot. Karena kelak jika ku punya anak, aku akan menyuruh anak-anakku untuk ikut Detcon. Dan aku akan bilang pada mereka, "ini lho nak, dulu bapak juga seperti ini. Lanjutkan ya :)"
Read More and Comments
Label:
Asal Coret,
azrul ananda,
DBL,
detcon,
Deteksi con,
jawa pos,
make people laugh
30 Oktober 2010
Bencana Bukanlah Pembalasan
"...Karena Tuhan-lah Maha Cinta..."-- Nidji, "Tuhan Maha Cinta"
Banyak yang bilang, ini adalah balasan kepada pemerintah negara kita yang semena-mena, tidak tegas, nyaris nyerempet tidak peduli kepada rakyatnya, dan menyia-nyiakan jabatannya. Atau bahkan ada yang lebih ekstrim lagi : sudah mendekati kiamat.
Memang sudah tertulis dalam kitab suci-Nya bahwa salah satu tanda dekatnya kiamat adalah makin banyaknya bencana alam terjadi, bukti kemurkaan Tuhan kita terhadap hilangnya norma-norma dan nilai sosial dan agama dalam setiap diri manusia. Maksiat merajalela, cowok jadi cewek, yang cewek jadi cowok.
Tapi di penjelasan tanda-tanda kiamat berikutnya tertera kalimat "hilangnya masa umat muslim." Memang di dunia ini maksiat dan segala fakta yang telah berputar balik telah ada dan nyata, namun nyatanya sampai sekarang agama terakhir islam masih berdiri kokoh di dunia ini. Jadi, belum tentu ini sudah mendekati kiamat, kan? semoga belum, aku belum nikah, belum punya anak, belum sukses, belum bahagiain ortu. huaaa....
Lalu kita lihat sebab lain yang katanya orang-orang adalah penyebab utama bencana bertubi-tubi di negeri kita.
Yang katanya penyebabnya adalah kedzaliman pemerintah terhadap rakyat, semena-mena dan sia-sia menjabat jabatannya, ternyata belum bisa terbukti dengan tepat.
Mari kita lihat barisan lempeng bumi di kepulauan Indonesia, yang disana katanya aktifitas tektonik dan vulkaniknya tinggi.
Lihatlah, kepulauan kita, terutama di selatan pulau Jawa dan barat pulau Sumatera berbarislah lempeng-lempeng tektonik yang bila lempeng itu beraktifitas, otomatis aktifitas perut bumi bergejolak seperti orang yang sedang sakit perut. Selain itu di sekitar Sulawesi, Maluku, dan Papua juga ada barisan lempeng aktif. Jadi wajar kalau negeri ini sering tertimpa bencana alam seperti gunung meleduk (bukan kompor), sampai Tsunami. Karena kebanyakan lempeng berada di daerah lautan dan pesisir.
Tapi tunggu dulu. Bukannya aku pro dengan pemerintah ataupun pro dengan rakyat. Tuhan telah menyiapkan rencana yang rapih dibalik semua ini. Kalaupun bencana alam memang balasan dari Allah atas segala kedzaliman para pemimpinnya, mengapa yang terkena dampak tersebut adalah rakyat, yang malah selalu mengemis dan memelas belaskasihan para pejabat? Berarti Tuhan dosa, dong?
Begini, kita semua tahu Allah Maha Penyayang. Dari hamba-Nya yang tidak berdosa sampai yang paling berdosa sedunia wal akhirat pun Allah masih peduli. Karena itulah Allah tidak memberi balasan (adzab) langsung kepada para pejabat yang acuh tak acuh. Tapi kenapa yang kena malah rakyat?
Setiap makhluk hidup yang diciptakan Tuhan pastilah mereka punya banyak malaikat yang ada disamping mereka, terutama kita manusia. Kalaupun malaikat-malaikat itu sayang pada "tuan"-nya, malaikat-malaikat tersebut pasti akan memberi pembelaan terhadap tuannya kepada Tuhan. Namun bagi orang yang sering melakukan dosa, malaikat-malaikat tersebut mendukung, tapi massanya lebih sedikit daripada tuan yang beriman, yang malaikatnya lebih banyak.
Namun, karena Tuhan Maha Adil, Tuhan-pun masih menyayangi apapun yang diciptakan-Nya, menyamakan hak antara umat-Nya yang pendosa dan beriman.
Waktu Allah akan menurunkan bencana lewat salah satu malaikatnya -tentunya tidak ada dalam daftar 10 malaikat yang wajib diketahui, malaikat-malaikat para tuannya datang ke Tuhan untuk memberikan pembelaan. Karena begitu banyaknya orang baik-baik yang disayang malaikat, Tuhan pun ikut menyayangi umatnya yang lebih baik imannya. Maka dari itu, turunlah bencana di daerah umat-umat yang paling disayang Tuhan tersebut. Dan inti dari bencana itu adalah : Tuhan ingin bertemu langsung dengan umat-Nya yang paling Dia sayangi. Subhanallah, semoga korban Merapi dan Mentawai termasuk dalam golongan ini, amin.
Sedangkan bagi umat Allah yang malaikat pembelanya sedikit -dalam hal ini pemerintah yang sering dituduh rakyatnya, Allah memberi refleksi kepada si pemerintah tersebut. Allah ingin melihat apakah hatinya bisa terenyuh dan bersimpati melihat rakyatnya yang bernasib buruk. Sesungguhnya, Allah masih cinta dengan umat-Nya yang termasuk dalam golongan ini, tapi dengan syarat apakah dia masih peduli dengan saudara seimannya, dan yang terpenting apakah masih peduli dengan Sang Penciptanya.
***
Berita terakhir yang turun tentang jumlah korban tsunami di Mentawai berjumlah setidaknya 335 korban jiwa yang tewas, 400 orang lebih dikabarkan hilang, Luka berat 15 orang, dan luka ringan 25 orang. Sedangkan untuk letusan Merapi tercatat 32 orang dengan 25 korban tewas termasuk juga didalamnya sang juru kunci, Mbah Maridjan, yang kabarnya ketika merenggut nyawa posisi almarhum digambarkan sedang bersujud. Kalau benar, subhanallah. Semoga Mbah Maridjan dan seluruh korban bencana Mentawai dan Merapi juga termasuk dalam golongan umat yang disayang Allah SWT. Amin.
Terlepas dari semua ini, marilah kita ambil hikmah dari segala bencana dan masalah yang ada. Berhenti meratapi nasib ini dan selalu melihat kebelakang. Dibelakang sudah tidak ada apa-apa, hanya sebuah "kenangan" yang wajib kita ambil hikmahnya dan maju kesana menuju masa depan. Innallaha, Allah telah menyiapkan surga untuk orang-orang yang Dia sayangi. Mari berlomba-lomba untuk menjadi umat yang Dia sayangi dengan beramal dan beribadah dengan tulus kepada-Nya :)
Read More and Comments
Label:
Asal Coret,
Bencana Alam,
Korban Mentawai,
Merapi,
Nidji,
Renungan
28 Oktober 2010
Inilah, Alasan Lain Mengapa Pacaran itu "haram"
Islam memang gak ada pacaran, sebagian besar menolak mentah-mentah. Tapi dasar manusia, kita tetap butuh cinta disetiap langkah hidup kita. Selain cinta pada Tuhan, Agama, Orang tua, Saudara/i seiman, Teman-teman sepermainan, kita juga butuh cinta yang berasal dari pacar.
Ya, dari anak-anak SD sampek SMP, SMP ke SMA, SMA ke kuliah, sampe yang udah sign out dari bangku perkuliahan selalu ingin yang namanya berpacaran. Walaupun masih kecil, belum sunat, udah bicara pacar -walau sebenarnya gaktau maksudnya pacaran. Pokoknya cowok dan cewek berdua itulah pacaran :O
Bukan begitu, dasar anak ingusan!
Kalau saya bisa mengartikan pacaran adalah seperti tambahan cinta dalam hidup kita, anggap aja bonus. Nah, manusia kan seneng yang namanya bonusan? Jadi nggak heran kalo setiap manusia di dunia ini selalu berniat ingin berpacaran.
Memang tidak ada ayat yang menerangkan halalnya pacaran, di Alqur'an maupun di hadist. Toh yang tahu batasan halal haram baik buruk adalah kita sendiri. Tergantung bagaimana kita menyikapinya. Dan bagi sebagian orang memang diperbolehkan pacaran asal tau batasan.
Selain itu banyak alasan bahwa pacaran itu dilarang. Salah satu yang paling sering diributkan adalah soal zina. Pacaran, kalau kita out of control bisa nembus ke zina. Cobalah mengendalikan diri, jangan alay.
Tapi ada lagi suatu sebab mengapa pacaran itu tidak diperbolehkan. Saya baru menemukan ini setelah saya mengalaminya sendiri dan dari curhatan beberapa teman-teman dan adik kelas saya semasa SMA. Ini bukan soal zina atau batasan-batasan, namun ini hanya permasalahan tali persaudaraan.
Pernah liat PPT 4 yang ada episode tawuran? Karena uang saja satu kampung sudah geger, main bakar dan pukul. Terlihat dengan jelas bahwa tali persaudaraan telah hilang, salah satu hal yang diharamkan pada saudara seiman.
Sudah jelas tertulis dalam hadist bahwa :
Kurang lebih artinya :
Mari saya perlihatkan dengan sebuah fakta, bahwa sebagian besar para soulmate yang telah menjadi ex-soulmate selalu gak pernah lagi komunikasi, jarang nyapa, dan saling kaku. Terkadang bila cara putusnya itu menyakitkan, kalau di sms atau di media komunikasi apapun selali bermarah-marahan tanpa ada usaha bermaaf-maafan.
Saya akan flashback ke 2 tahun yang lalu ketika saya jadian dengan PDKT yang sangat cepat (5 hari) dengan mantan saya yang ke-2. Kami bertemu di Detcon dan jadian di Detcon. Yah kami sering sekali komunikasi, baik telpon maupun sms.
Lalu beberapa bulan setelah Detcon, kita jarang banget komunikasi. Aku mau mulai jadi sungkan, soalnya biasanya dia yang memulai sebuah komunikasi. Sekarang aku mulai, balesannya ya cuma sekelumit saja.
Saya tanya mengapa, dia jawab tak mengapa. Akhirnya Maret 2009 kami resmi putus. Gara-garanya, dia gak mengakui diri saya sebagai pacarnya.
Sakit bukan? Yah, gara-gara sakit itu aku sudah jarang berkomunikasi. Toh dia ya gak bakal menghiraukan. Kalaupun ketemu, aku tidak menyapa. Disinilah saya sadar saya telah melakukan dosa yang tidak baik : sudah lebih dari tiga hari gak komunikasi, bahkan berbulan-bulan.
Tapi saya sadar saya harus mengakhiri permusuhan diantara kita berdua. Setelah ketemu di Facebook, kita pun suda akrab kembali. Dia sudah dengan yang lain. Saya? Jangan tanya 2 cewek, satupun belum punya! T.T
Terakhir ada adik kelasku yang cerita pula, serupa tapi tak sama.
Si cowok pernah suka sama adik kelas saya ini, sepantaran. Namun si cewek ini biasa saja kalau di sms atau telpon maupun bertemu, semua seperti teman biasa. Mungkin karena si cowok bosen gara-gara si cewek nganggep biasa, dia cari yang lain. Alhasil si cowok udah jadian sama yang lain, ini terjadi setahun lalu.
Namun tahun ini putus. Si cewek baru tahu bahwa si cowoknya yang dia anggep temen biasa ternyata pernah suka sama dia. Betapa bersedihnya dia, menyesali mengapa dulu dia menganggap biasa.
Si cewek beranikan diri tanya ke si cowok, "kamu dulu pernah suka aku ta?"
Si cowok menjawab, "iya. Tapi sekarang udah enggak." Sontak si cewek nangis.
Anehnya sejak saat si cewek bertanya seperti itu lewat SMS, sikap si cowok berubah kepada cewek jadi lebih sinis, tampang-tampang gaenak kalau bertemu. Telpon dan SMS pun sudah jarang. Kalaupun di SMS, jawabannya hanya "Y."
Hari demi hari telah berlalu. Si cewek berusaha mengetahui mengapa sikap si cowok berubah. Suasana makin panas, akhirnya si cewek menghapus namanya dari kontaknya. Hmmm....
***
Saudara seiman berperang batin kadang-kadang hanya gara-gara hal kecil sekalipun. Tapi sebaik-baik kita yang berselisih ada baiknya jika salah satu pihak mengusahakan untuk kembali menyatukan tali silaturahmi.
Didalam kisah ini, si cewek sudah berhari-hari meminta maaf dan mengajak berbaikan. Tapi hasilnya si cowok hanya dingin, tidak mau tahu apa yang terjadi lagi. Ya sudah, manusia hanya berusaha. Tapi ternyata takdir Allah SWT yang menentukan.
Kalau kejadiannya seperti ini, ya sudahlah. Nasi sudah menjadi bubur.
Karena itulah mengapa menurut persepsi saya pacaran itu dilarang. Karena pacaran itu hanya bersifat temporarly (sementara), pasti ada akhirnya. Entah akhirnya itu akhir yang bagus atau akhir yang buruk berujung pertengkaran. Dan karena pertengkaran itulah, hubungan persaudaraan yang telah lama terjalin harus putus. Tapi terkadang disaat kita dalam proses pendekatan, tali persaudaraan itu putus ketika si target tahu sedang disukai si 'pemburu'. Dan akhirnya ilfil (benci) dan tidak pernah lagi komunikasi lagi.
Pacaran memang bukan dilarang juga tidak diharamkan, namun Anda sendiri yang menentukan hukum pacaran itu sendiri. Berhati-hatilah dalam mengambil langkah dan keputusan! Read More and Comments
Ya, dari anak-anak SD sampek SMP, SMP ke SMA, SMA ke kuliah, sampe yang udah sign out dari bangku perkuliahan selalu ingin yang namanya berpacaran. Walaupun masih kecil, belum sunat, udah bicara pacar -walau sebenarnya gaktau maksudnya pacaran. Pokoknya cowok dan cewek berdua itulah pacaran :O
Bukan begitu, dasar anak ingusan!
Kalau saya bisa mengartikan pacaran adalah seperti tambahan cinta dalam hidup kita, anggap aja bonus. Nah, manusia kan seneng yang namanya bonusan? Jadi nggak heran kalo setiap manusia di dunia ini selalu berniat ingin berpacaran.
Memang tidak ada ayat yang menerangkan halalnya pacaran, di Alqur'an maupun di hadist. Toh yang tahu batasan halal haram baik buruk adalah kita sendiri. Tergantung bagaimana kita menyikapinya. Dan bagi sebagian orang memang diperbolehkan pacaran asal tau batasan.
Selain itu banyak alasan bahwa pacaran itu dilarang. Salah satu yang paling sering diributkan adalah soal zina. Pacaran, kalau kita out of control bisa nembus ke zina. Cobalah mengendalikan diri, jangan alay.
Tapi ada lagi suatu sebab mengapa pacaran itu tidak diperbolehkan. Saya baru menemukan ini setelah saya mengalaminya sendiri dan dari curhatan beberapa teman-teman dan adik kelas saya semasa SMA. Ini bukan soal zina atau batasan-batasan, namun ini hanya permasalahan tali persaudaraan.
Pernah liat PPT 4 yang ada episode tawuran? Karena uang saja satu kampung sudah geger, main bakar dan pukul. Terlihat dengan jelas bahwa tali persaudaraan telah hilang, salah satu hal yang diharamkan pada saudara seiman.
Sudah jelas tertulis dalam hadist bahwa :
عن أبى أيوب الأنصارى قال قال رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه والسلام لاَيَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَأَخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثِ لَيَالٍ يَلْتَقِيَانِ فَيَعْرِضُ هَذَا وَيَعْرِضُ هَذَاوَخَيْرُهُمَاالَّذِى يَبْدَأُبِالسَّلاَمِ
Kurang lebih artinya :
Lha trus apa hubungannya hadist ini dengan pacaran yang dimaksud?Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam. bersabda: Tidak halal seorang muslim mendiamkan (tidak mau menyapa) saudaranya lebih dari tiga malam di mana keduanya bertemu lalu yang ini berpaling dan yang itu berpaling. Yang terbaik di antara keduanya ialah orang yang memulai mengucapkan salam. “
Mari saya perlihatkan dengan sebuah fakta, bahwa sebagian besar para soulmate yang telah menjadi ex-soulmate selalu gak pernah lagi komunikasi, jarang nyapa, dan saling kaku. Terkadang bila cara putusnya itu menyakitkan, kalau di sms atau di media komunikasi apapun selali bermarah-marahan tanpa ada usaha bermaaf-maafan.
Saya akan flashback ke 2 tahun yang lalu ketika saya jadian dengan PDKT yang sangat cepat (5 hari) dengan mantan saya yang ke-2. Kami bertemu di Detcon dan jadian di Detcon. Yah kami sering sekali komunikasi, baik telpon maupun sms.
Lalu beberapa bulan setelah Detcon, kita jarang banget komunikasi. Aku mau mulai jadi sungkan, soalnya biasanya dia yang memulai sebuah komunikasi. Sekarang aku mulai, balesannya ya cuma sekelumit saja.
Saya tanya mengapa, dia jawab tak mengapa. Akhirnya Maret 2009 kami resmi putus. Gara-garanya, dia gak mengakui diri saya sebagai pacarnya.
Sakit bukan? Yah, gara-gara sakit itu aku sudah jarang berkomunikasi. Toh dia ya gak bakal menghiraukan. Kalaupun ketemu, aku tidak menyapa. Disinilah saya sadar saya telah melakukan dosa yang tidak baik : sudah lebih dari tiga hari gak komunikasi, bahkan berbulan-bulan.
Tapi saya sadar saya harus mengakhiri permusuhan diantara kita berdua. Setelah ketemu di Facebook, kita pun suda akrab kembali. Dia sudah dengan yang lain. Saya? Jangan tanya 2 cewek, satupun belum punya! T.T
Terakhir ada adik kelasku yang cerita pula, serupa tapi tak sama.
Si cowok pernah suka sama adik kelas saya ini, sepantaran. Namun si cewek ini biasa saja kalau di sms atau telpon maupun bertemu, semua seperti teman biasa. Mungkin karena si cowok bosen gara-gara si cewek nganggep biasa, dia cari yang lain. Alhasil si cowok udah jadian sama yang lain, ini terjadi setahun lalu.
Namun tahun ini putus. Si cewek baru tahu bahwa si cowoknya yang dia anggep temen biasa ternyata pernah suka sama dia. Betapa bersedihnya dia, menyesali mengapa dulu dia menganggap biasa.
Si cewek beranikan diri tanya ke si cowok, "kamu dulu pernah suka aku ta?"
Si cowok menjawab, "iya. Tapi sekarang udah enggak." Sontak si cewek nangis.
Anehnya sejak saat si cewek bertanya seperti itu lewat SMS, sikap si cowok berubah kepada cewek jadi lebih sinis, tampang-tampang gaenak kalau bertemu. Telpon dan SMS pun sudah jarang. Kalaupun di SMS, jawabannya hanya "Y."
Hari demi hari telah berlalu. Si cewek berusaha mengetahui mengapa sikap si cowok berubah. Suasana makin panas, akhirnya si cewek menghapus namanya dari kontaknya. Hmmm....
***
Saudara seiman berperang batin kadang-kadang hanya gara-gara hal kecil sekalipun. Tapi sebaik-baik kita yang berselisih ada baiknya jika salah satu pihak mengusahakan untuk kembali menyatukan tali silaturahmi.
Didalam kisah ini, si cewek sudah berhari-hari meminta maaf dan mengajak berbaikan. Tapi hasilnya si cowok hanya dingin, tidak mau tahu apa yang terjadi lagi. Ya sudah, manusia hanya berusaha. Tapi ternyata takdir Allah SWT yang menentukan.
Kalau kejadiannya seperti ini, ya sudahlah. Nasi sudah menjadi bubur.
Karena itulah mengapa menurut persepsi saya pacaran itu dilarang. Karena pacaran itu hanya bersifat temporarly (sementara), pasti ada akhirnya. Entah akhirnya itu akhir yang bagus atau akhir yang buruk berujung pertengkaran. Dan karena pertengkaran itulah, hubungan persaudaraan yang telah lama terjalin harus putus. Tapi terkadang disaat kita dalam proses pendekatan, tali persaudaraan itu putus ketika si target tahu sedang disukai si 'pemburu'. Dan akhirnya ilfil (benci) dan tidak pernah lagi komunikasi lagi.
Pacaran memang bukan dilarang juga tidak diharamkan, namun Anda sendiri yang menentukan hukum pacaran itu sendiri. Berhati-hatilah dalam mengambil langkah dan keputusan! Read More and Comments
18 Oktober 2010
Belajar Candid Photography yuk!
Fotografi candid (candid photography) adalah sebuah aliran fotografi yang hanya mementingkan sebuah momen yang ditangkap saja daripada teknik (kerapihan) dalam fotografi.
Berkiblat dari definisi diatas, fotografi candid memang jarang memakai teknik yang rapih. Sebab yang dikejar dalam fotografi candid adalah momennya. Jadi saya sangat bersyukur sekali kamera yang saya pegang (hingga saat ini) masih pocket. Set dikit aja udah bisa langsung jepret! Kalo pake kamera DSLR mungkin bakal gak kober (sempet) mengejar momen karena ribet mengatur set. hehehe...
Fotografi candid ini saya sukai sebab dalam tiap pengambilan gambar ada tantangan tersendiri : foto terus sampek dapet dan takut ketahuan obyek. Namun kalau hasilnya memuaskan, hati kita juga bakal lega dan senang. Jika begitu, pantaslah jika kita dan orang-orang berkata, "momen ini langka!"
Berikut adalah things who have to do untuk kelancaran proses candid photography (copy-paste from www.minangforum.com) :
* Selalu bawa kamera kemanapun kamu pergi.
* Selalu siaga untuk candid situation, hal menarik ada dimana saja, dan itu tak akan pernah terulang untuk kedua kalinya. Jadi ketika ada kesempatan, jepret saja!
* Jangan pernah pusingkan tentang teknik lighting saat motret candid. Konsentrasilah pada kesederhanaan komposisi, setting lensa di autofocus. Masalah teknis tidak akan terlihat jika kita mendapat foto candid yang bagus. Overbright atau under masih bisa diperbaiki di image editor.
* Set angka ISO kamera ke ISO 400. itu akan memberikan peluang bisa memotret dengan shutter speed yang lebih cepat, sehingga akan sangat membantu saat kita memotret objek bergerak.
* Berusahalah menyatu dengan orang-orang di sekitar, biar tak terasa menjadi asing dan tetap nyaman, sehingga kapanpun anda mau angkat kamera dan melihat viewfinder bisa anda lakukan dengan leluasa.
* Kadang-kadang tidak selalu harus memotret dari eye level. Beberapa foto spektakuler bisa anda hasilkan dengan memotret dengan kamera yang benar-benar jauh dari mata (bisa diangkat ke atas, atau njepret dari pinggang pas kamera tergantung, atau meletakkan kamera anda tepat diatas permukaan tanah), tentunya dengan memperkirakan jatuhnya fokus di titik yang dikehendaki. Tentunya tekhin ini memerlukan latihan dan kepekaan yang cukup. Kecuali ada features live preview di LCD kamera anda.
* Gunakan zoom lens jika harus menjaga jarak dengan subjek.
* Jika anda punya hubungan kekerabatan dengan subjek, wide lens lebih baik karena bisa menangkap objek lengkap dengan keseluruhan moment dan event saat itu.
* Coba konvert foto ke Black and White untuk mendapatkan extra punch dan emosi subjek.
* Foto orang yang sedang melakukan sesuatu, adalah foto candid terbaik.
* Coba untuk memotret hal penting yang subjek sedang lakukan.
* Dan..., cobalah!
Berikutnya, suasana candid terbagi dua. Ada candid situasi yang (1) gawat dan (2) situasi kebersamaan dan keakraban -kalau saya menyebutnya. Situasi (2) lebih gampang daripada situasi (1), soalnya situasi (2) memungkinkan kita untuk memotret lebih banyak jepretan foto secara leluasa, tanpa khawatir ketahuan dan dimarahi. Foto tertawa bersama lebih sering diburu di kategori (2).
Kategori (1) lebih saya sukai. Seperti yang saya bilang diatas, lebih banyak tantangannya. Menegangkan tapi asik juga. Situasi gawat itu seperti peperangan, kerusuhan, demonstrasi dan lainnya. Foto-foto tersebut bisa juga dimasukkan dalam kategori jurnalistik. Tapi wuah,kayaknya kalo itu terlalu gawat, deh. hehehe.
Coba ke yang gawatnya lebih umum. Sebagai contoh memotret orang pacaran. Misal kamu sedang memburu target yang selingkuh dari klienmu (wuih), inilah hal tambahan -selain di atas- yang perlu diperhatikan :
* Bawa lensa tele
* Jangan terlalu dekat dengan obyek. Jika kamu memotret dari belakang, resiko ketahuan mungkin agak kecil ya, jadi berusaha dekatilah. Tapi ini hanya untuk memakai lensa standar/kit.
* Jika ingin memotret dari depan obyek, carilah tempat persembunyian yang aman. Misal pagar rerumputan yang mempunyai celah. Itupun kalau kamu memakai lensa tele.
* Jika obyek berpindah tempat, ikutilah dari jarak yang cukup jauh namun tetap bisa dijangkau. Ingat, jangan terlalu dekat.
* Jika kamu kehilangan posisi obyek, waspadalah dan sembunyikan kameramu. Bisa-bisa tanpa disadari berpapasan dan berakhirlah! Jadi bawalah jaket hitam untuk menyembunyikan kedok kamu sebagai 'agen' rahasia.
* Jika sudah keburu berpapasan, jangan pasang mata menuju obyek. Berpura-puralah kamu sedang memotret keadaan sekitar dengan memegang kamera yang masih dikalungkan.
* kalau ada tambahan bakal aku tambahkan. hehe.
Foto diatas adalah foto hasil jepretan saya diwaktu hunting suasana Pasar TP (Tugu Pahlawan) Pagi pada hari minggu. Itu hari masih puasaan, kurang 4-5 hari kalo gak salah, masih sempet-sempetnya tuh cewek. Mana kudungan lagi.
Di fotografer.net, foto ini mengantongi 55 point. Kebanyakan memberi 2-3 jempol, nilai maksimal. Alhamdulillah. Harapan saya dari foto ini agar semua orang sadar akan keimanannya dan keyakinan yang dimilikinya, dan juga belajar menghormati orang sekitarnya.
Foto ini saya hasilkan tanpa zoom, jadi bisa dibayangkan betapa dekatnya saya dengan keadaan gawat. Kalau tuh laki nengok bisa diuber dan mampuslah. Tapi alhamdulillah enggak, Allah masih memberi kesempatan saya untuk memberitahukan kabar ini kepada khalayak.
Selain itu, saya pura-pura memegang kamera di tangan kanan sambil melihat suasana lain agar tak ketahuan :)
Sekarang, saya akan beritahukan tahap-tahap memotret candid. (walaupun untuk contoh, foto-foto ini adalah kejadian nyata yang saya abadikan lewat kamera VGA HP saya).
- Jika melihat sebuah obyek candid yang bagus, siapkan kameramu. Siapkan kamera, atur setnya, seperti seorang serdadu yang mengkokang senjatanya dibalik persembunyian.
- Memotretlah dari jarakmu melihat obyek tersebut pertama kali. Cekrik!
- Jika kurang puas dan keadaan masih aman untuk memotret, majulah mendekat, dan 'tembak' kembali!
- Masih memungkinkan? 'Tembak' lagi!
- Jarak kini sudah mencapai jarak yang bagus untuk memotret. Ambillah sebanyak mungkin! Ingat, hati-hati ketahuan. Jangan mengeluarkan suara sekeciiiiiiil apapun. Awasi kaki jika ada benda yang diinjak bisa mengeluarkan bunyi.
- And this is it! Sudah selesai? Ayo ndang mlayuuu!
- Ucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa :)





Salam jepret! Read More and Comments
Label:
Asal Coret,
Candid Photography,
K-Photograph,
Teknik
Langganan:
Postingan (Atom)

