Anak muda jaman sekarang (ataupun orang tua anak muda jaman sekarang) selalu menginginkan profesi yang sukses bagi mereka dan anak cucunya. Cita-cita mereka juga keren-keren, walaupun akhirnya melenceng. Seperti musisi ternama, penemu, pengusaha, pemain sepak bola, fotografer, atau yang semacamnya. Mereka anggap pekerjaan tersebut keren, tapi apa benar cuma itu saja yang keren?
Disini akan aku sebutin daftar profesi yang sebenarnya keren namun jadi bahan ejek-ejekan orang-orang bersama teman-teman mereka. cekerooot!
Kuli Bangunan
Istilah waktu kerjanya yaitu "nguli". Orang-orang selalu memakai istilah profesi ini untuk bahan guyonan yang kadang hampir menjurus serius. Tapi tahukah kalian, tanpa kuli tidak ada rumah sebagus yang kalian punya. Tidak ada gedung-gedung mewah, mall-mall megah, dan bangunan-bangunan lain yang dikhususkan untuk orang berduit. Arsitek (yang dianggap kereeen) pun tidak mungkin mengerjakannya sendiri. Arsitekpun kalau kepanasan waktu di lapangan berteduh, tapi demi berdirinya bangunan yang direncanakan, kuli rela berjemur hingga punggung mereka jadi hitam legam. Bisakah?
Pengkabelan
Dalam kelompok band-band amatiran, ketika salah satu personel ditanyakan megang apa (main apa) mereka didalam band itu, mayoritas menjawab "ngabel (pengkabelan)!" sambil tertawa. Maksud guyon, tapi kalau sampai denger ahlinya pengkabelan kalian bakal menyakiti hatinya. Aku pernah denger dari Airlangga Broadcast Education (ABE) bahwa bagian pengkabelan bukan bagian pekerjaan sembarangan. Mereka harus menggulung kabel yang paling tidak panjangnya hampir 500 meter dengan rapih, agar tidak mbulet waktu dibuka lagi gulungannya. Atau panjang dan jenis kabel harus benar-benar mereka pertimbangkan. Bos mereka bisa marah besar kalau SEDIKIT saja perhitungan mereka salah. Hayo?
Mbecak (Menyupir Becak)
Inilah pekerjaan yang hampir semua orang mengejeknya. Mereka bilang "Gak pinter? Mbecak ae!" wuah, sekali lagi, kalau para tukang becak dengar (apalagi yang asal Madura) bisa disabet kalian. Memang tak sedikit tukang becak lulusan SD, tapi mereka telah membantu melestarikan budaya yang hampir mati di Indonesia. Kena gusur dimana-mana, tapi mereka dengan rela mengantar angkutan yang kadang bobotnya hampir mendekati 180 KG kesana kemari dengan jarak lebih dari 1-3 kilometer. Maklumilah kalau mereka suka marah-marah kalau digrecokin, karena tingkat stress atas pekerjaan yang mereka lakoni tinggi.
Cleaning Service (CS)
Orang-orang yang berpangkat lebih tinggi di dalam suatu lingkungan kantor biasanya dengan tidak segan menyuruh-nyuruh CS bersihkan ini bersihkan itu. Mereka rela mengerjakan, demi dapur di rumah yang harus tetap mengepul. Kadang gaji mereka tak sesuai, tapi itulah satu-satunya pekerjaan yang sebagian besar lulusan SMA yang harus mereka lakoni. Mengepel, kesana-kemari, bau badan. Lalu kamu jalan didekatnya sambil menutup hidung, sungguh tanpa kalian sadari kalian telah menyakiti hatinya. Cobalah kalian berkaca, beranikah kalian mengaduk dan membuang sampah yang kalian hasilkan dengan tangan telanjang seperti yang dilakukan CS?
Pengamen Jalanan
Mungkin kegiatan mereka mendekati mengemis, tapi kehidupan jalanan yang serba berwarna-warni membuat image mereka jelek di masyarakat. Tapi sebenarnya Klantink telah membuktikan bahwa karya pengamen telah banyak. Tapi sebenarnya penggemar Klantink sebagian besar dulunya tidak nyaman karena hadirnya pengamen, mereka munafik. Tapi gara-gara Klantink, mudah-mudahan orang-orang jadi menghormati pengamen (walau sedikit). Dan juga sebenarnya pengamen juga mempunyai suara dan kualitas yang lebih oke timbang band-band yang sedang naik daun saat ini.
Jadi, tidak usah kalian jauh-jauh memikirkan pekerjaan yang keren. Apapun yang kalian bisa, lakukan dulu! Kalau kalian belum dibilang keren ataupun hebat, bilang pada diri kalian sendiri, "Aku keren! Aku Hebat!"
Itu hanyalah sebuah motivasi, bukan untuk menjadi "tinggi" dimata orang lain. Dan dari tulisan ini, diharapkan kalian dapat menghormati segala pekerjaan yang ada, termasuk aku sendiri. Karena yang nulis juga gak sempurna, jadi mari kita berbuat kebaikan bersama-sama :)
Read More and Comments
06 Februari 2011
05 Februari 2011
GACHAAA!!
Akhirnya setelah beberapa minggu ngidam, berharap ultah ada yang ngasih, eh ternyata lewat ultah baru ada yang mbeliin : Mama. Daan barang itu adalah *sfx : drum roll* :

Yap! Jaket timnas Garuda ini udah aku incer sejak sebulan lalu, tepatnya setelah timnas Indonesia jadi runner -up dengan prestasi gemilang di ajang AFF Suzuki Cup. Aku pinginnya itu gara-gara Firman Utina waktu ngambil medali MVP (Most Valuable Player), dia pakai jaket timnas ini. Wuah, saya kok makin bangga ya jadi "Indonesian". Dan dari situlah aku terobsesi beli jaket timnas :)


Jaket yang saya beli gak asal. walaupun sebenarnya tidak orsi, tapi ada beberapa titik yang sedikit menyerupai dengan yang dipakai Firman, yaitu :
Menurutku cuma ciri-ciri nomor 1, 2, 6, dan 7 yang tidak dan agak memenuhi syarat. Bisa dilihat di foto jaketku pergelangan tangan dan leher bergeronjal lebih sedikit, lebih halus punya Firman. Lalu font "Indonesia" punyaku adalah Arial, bukan Arial Narrow. Jaket ini, karena tidak ada stock lagi, jadi aku dan mamaku dapat dengan harga IDR 100.000.
Saya gak takut kok beli telat atau nggak. Saya gak mengikuti trend seperti "waktu world cup dukung ini dukung itu, waktu timnas tanding dukung timnas, waktu selesai gak dukung lagi". itu cara orang-orang yang hanya ngerti bergaya tapi tak tahu beraksi. Menurut saya, mendukung itu adalah hal yang harus kita lakukan setiap waktu. Kuharap dengan kehadiran jaket ini di kamarku, aku jadi makin bangga be an Indonesia! Read More and Comments
Yap! Jaket timnas Garuda ini udah aku incer sejak sebulan lalu, tepatnya setelah timnas Indonesia jadi runner -up dengan prestasi gemilang di ajang AFF Suzuki Cup. Aku pinginnya itu gara-gara Firman Utina waktu ngambil medali MVP (Most Valuable Player), dia pakai jaket timnas ini. Wuah, saya kok makin bangga ya jadi "Indonesian". Dan dari situlah aku terobsesi beli jaket timnas :)


Jaket yang saya beli gak asal. walaupun sebenarnya tidak orsi, tapi ada beberapa titik yang sedikit menyerupai dengan yang dipakai Firman, yaitu :
- Kerah setinggi leher, ada unsur warna hijau;
- Kerah tingginya tidak bergeronjal terlalu sedikit;
- Resleting dada putih sampai mentok;
- Lengan ada unsur setrip hijau;
- Pergelangan putih ada unsur hijau;
- pergelangan tidak bergeronjal terlalu sedikit;
- Font "INDONESIA" belakang adalah arial narrow.
Menurutku cuma ciri-ciri nomor 1, 2, 6, dan 7 yang tidak dan agak memenuhi syarat. Bisa dilihat di foto jaketku pergelangan tangan dan leher bergeronjal lebih sedikit, lebih halus punya Firman. Lalu font "Indonesia" punyaku adalah Arial, bukan Arial Narrow. Jaket ini, karena tidak ada stock lagi, jadi aku dan mamaku dapat dengan harga IDR 100.000.
Saya gak takut kok beli telat atau nggak. Saya gak mengikuti trend seperti "waktu world cup dukung ini dukung itu, waktu timnas tanding dukung timnas, waktu selesai gak dukung lagi". itu cara orang-orang yang hanya ngerti bergaya tapi tak tahu beraksi. Menurut saya, mendukung itu adalah hal yang harus kita lakukan setiap waktu. Kuharap dengan kehadiran jaket ini di kamarku, aku jadi makin bangga be an Indonesia! Read More and Comments
Label:
AFF,
Asal Coret,
Christian Gonzales,
firman utina,
Irfan bachdim,
jaket timnas,
timnas
02 Februari 2011
15 Januari 2011
Padhyangan 6 - Tenda Biruku
waktu keliling di internet, tiba-tiba nemu lagu konyol kayak gini. Lagu ini lagu lawas milik Padhyangan Project, yang sebenarnya lagu ini milik Desy Ratnasari yang booming duluan, namun di plesetkan menjadi lagu balasan oleh Padhyangan jadi Tenda Biruku. Dasar kreatif, lagu plesetan ini juga booming. Dengan video klip yang tak kalah lucu melengkapi kelucuan lagunya. Check this out, dijamin ngakak!
Read More and Comments
Suruh siapa lewat depan rumahku
Suruh siapa lihat tenda biru
Suruh siapa kau lihat janur kuningku
Memanglah ini hari pernikahanku
Kusengaja biar ini terjadi
Kusengaja pilih putri jutawan
Kusengaja menyakiti hatimu
Lupakan saja cinta suci kita
Soal undangan, kau memang kulupakan
Jika kuundang pestaku berantakan
Jika kau datang pastilah terjadi perang
Itu makanya dirimu tak kuundang
Ku tak menyangka diriku tega
Melakukan pengkhianatan cinta
Engkau datang tanpa memberi kabar
Engkau datang dengan berwajah garang
Engkau datang dengan rombongan preman
Hati bertanya, inikah balas dendam
Tanpa undangan kau datang ke pestaku
Tak bawa angpau kau nekat datang juga
Tanpa bicara kau sikat hidanganku
Tanpa berdosa kau buat keributan
Kini kusadar siapa diriku
Pada prinsipnya aku cinta materi
Cerita ini bohong belaka
Kalaulah benar, apa mau dikata
Suruh siapa lihat tenda biru
Suruh siapa kau lihat janur kuningku
Memanglah ini hari pernikahanku
Kusengaja biar ini terjadi
Kusengaja pilih putri jutawan
Kusengaja menyakiti hatimu
Lupakan saja cinta suci kita
Soal undangan, kau memang kulupakan
Jika kuundang pestaku berantakan
Jika kau datang pastilah terjadi perang
Itu makanya dirimu tak kuundang
Ku tak menyangka diriku tega
Melakukan pengkhianatan cinta
Engkau datang tanpa memberi kabar
Engkau datang dengan berwajah garang
Engkau datang dengan rombongan preman
Hati bertanya, inikah balas dendam
Tanpa undangan kau datang ke pestaku
Tak bawa angpau kau nekat datang juga
Tanpa bicara kau sikat hidanganku
Tanpa berdosa kau buat keributan
Kini kusadar siapa diriku
Pada prinsipnya aku cinta materi
Cerita ini bohong belaka
Kalaulah benar, apa mau dikata
26 Desember 2010
"Sebab-sebab" kemenangan Malingsia di Bukit Jalil
Mohon Maaf Sebelumnya, postingan ini mungkin tidak diperuntukkan bagi orang Malaysia
Pertandingan Final AFF 2010 Leg 1 antara Malaysia vs Indonesia di Stadion Bukit Jalil tadi malam benar-benar berada dalam tensi panas. Kondisi ini diakibatkan timnas Indonesia yang pertama kali main di kandang lawan semenjak menang bertubi-tubi pada pertandingan sebelumnya. Kemudian, suporter kandang Malingsia (Malalaysia, red) memperparah dengan berbagai ulah mereka. Selain ulah yang sempat menjadi trending topics (TT) di Twitter, ada lagi ulah konyol Malingsia saat sebelum pertandingan. Cekidot!
1. Serangan Laser Malingsia
Inilah salah satu penyebab yang sangat merugikan bagi timnas Indonesia, yang membuat Markus Haris Maulana, kiper timnas ini marah dan menyuruh seluruh kawannya untuk menghentikan pertandingan ini. Pada menit ke-52 pertandingan jelas terlihat Markus jengah melihat ulah penembak laser yang berkali2 menyerang semua penggawa timnas. Kejadian ini sampai-sampai menjadi TT di twitter, #malaysiacheatlaser.
Pada video dibawah juga, saat prosesi lagu kebangsaan, laser juga sudah mulai muncul menyerang Firman Utina dkk.
Itulah mengapa setelah seluruh pemain utama timnas merumput di babak pertama sampai beberapa menit babak ke-2 kalah 3-0 atas Malaysia. Bisa kamu coba sendiri, jika sinar laser terus-terusan diarahkan ke mata maka tak lama lagi konsentrasi akan menghilang, atau bisa dibilang pusing. Yah, setidaknya kita kalah terhormat :)
2. Kembang Api Malingsia
Saat pertandingan dihentikan untuk sementara, terlihat di video diatas (menjelang durasi video habis) kubu suporter Malingsia melemparkan kembang api ke dalam lapangan. Yak, tindakan laser dan kembang api ini cukup memalukan negaranya sendiri ketika mereka menjadi tuan rumah bagi laga ini. Maunya mendukung malah malu-maluin, ckckckck.
Daaan inilah kebodohan Malingsia!
Disaat prosesi lagu kebangsaan masing-masing negara, Malingsia berbuat bodoh di awal-awal. Suporter Malingsia --yang jumlahnya lebih banyak dari Indonesia, yang hanya 15.000-an, membentangkan bendera negaranya terbalik. Entah ya, apakah Malingsia sengaja menunjukkan kebodohannya, yang jelas tindakan itu sangat memalukan negaranya sendiri pada saat menyanyikan lagu kebangsaan mereka, Negaraku. Bisa dilihat di menit 03:56 dari video diatas.
Kalo aku pikir sih mereka sengaja, sudah tahu terbalik malah gak ndang dibetulin. Padahal suporter mereka lebih banyak, jelas seharusnya banyak yang tahu kalo itu kesalahan. Sengaja menunjukannya, haa-haa.
Yak kita berdoa saja, di leg 2 nanti kita yang berkuasa! Gak menangpun, timnas Indonesia tetap menunjukkan bahwa sepakbola kita sudah mulai maju. Tinggal bagaimana menggulingkan Nurdin, itu saja. Go Indonesia, Nurdin Turun!
Read More and Comments
Pertandingan Final AFF 2010 Leg 1 antara Malaysia vs Indonesia di Stadion Bukit Jalil tadi malam benar-benar berada dalam tensi panas. Kondisi ini diakibatkan timnas Indonesia yang pertama kali main di kandang lawan semenjak menang bertubi-tubi pada pertandingan sebelumnya. Kemudian, suporter kandang Malingsia (Malalaysia, red) memperparah dengan berbagai ulah mereka. Selain ulah yang sempat menjadi trending topics (TT) di Twitter, ada lagi ulah konyol Malingsia saat sebelum pertandingan. Cekidot!
1. Serangan Laser Malingsia
Inilah salah satu penyebab yang sangat merugikan bagi timnas Indonesia, yang membuat Markus Haris Maulana, kiper timnas ini marah dan menyuruh seluruh kawannya untuk menghentikan pertandingan ini. Pada menit ke-52 pertandingan jelas terlihat Markus jengah melihat ulah penembak laser yang berkali2 menyerang semua penggawa timnas. Kejadian ini sampai-sampai menjadi TT di twitter, #malaysiacheatlaser.
Pada video dibawah juga, saat prosesi lagu kebangsaan, laser juga sudah mulai muncul menyerang Firman Utina dkk.
Itulah mengapa setelah seluruh pemain utama timnas merumput di babak pertama sampai beberapa menit babak ke-2 kalah 3-0 atas Malaysia. Bisa kamu coba sendiri, jika sinar laser terus-terusan diarahkan ke mata maka tak lama lagi konsentrasi akan menghilang, atau bisa dibilang pusing. Yah, setidaknya kita kalah terhormat :)
2. Kembang Api Malingsia
Saat pertandingan dihentikan untuk sementara, terlihat di video diatas (menjelang durasi video habis) kubu suporter Malingsia melemparkan kembang api ke dalam lapangan. Yak, tindakan laser dan kembang api ini cukup memalukan negaranya sendiri ketika mereka menjadi tuan rumah bagi laga ini. Maunya mendukung malah malu-maluin, ckckckck.
Daaan inilah kebodohan Malingsia!
Disaat prosesi lagu kebangsaan masing-masing negara, Malingsia berbuat bodoh di awal-awal. Suporter Malingsia --yang jumlahnya lebih banyak dari Indonesia, yang hanya 15.000-an, membentangkan bendera negaranya terbalik. Entah ya, apakah Malingsia sengaja menunjukkan kebodohannya, yang jelas tindakan itu sangat memalukan negaranya sendiri pada saat menyanyikan lagu kebangsaan mereka, Negaraku. Bisa dilihat di menit 03:56 dari video diatas.
Kalo aku pikir sih mereka sengaja, sudah tahu terbalik malah gak ndang dibetulin. Padahal suporter mereka lebih banyak, jelas seharusnya banyak yang tahu kalo itu kesalahan. Sengaja menunjukannya, haa-haa.
Yak kita berdoa saja, di leg 2 nanti kita yang berkuasa! Gak menangpun, timnas Indonesia tetap menunjukkan bahwa sepakbola kita sudah mulai maju. Tinggal bagaimana menggulingkan Nurdin, itu saja. Go Indonesia, Nurdin Turun!
Read More and Comments
Label:
AFF,
Asal Coret,
Bambang Pamungkas,
Christian Gonzales,
El Loco,
Indonesia,
Irfan bachdim,
laser,
malaysia,
malingsia,
Markus
19 Desember 2010
"Twitterku Dibajak!"
Begitulah kata-kata yang umum "didendangkan" temen-temen di twitter kalo tahu bahwa akun twitternya habis dibajak dan diisi dengan tweet aneh-aneh. Kalo pada umumnya istilah hack itu dipakai buat hacker pada umumnya, tapi kali ini istilah hack dipakai untuk temennya sendiri yang telah memasuki akun twitternya tanpa ijin. Most of them berbuat seperti itu cuma sekedar bercanda, tapi tahukah kamu kalo kita dilarang berlebihan bercanda? Jika kita berlebihan maka efeknya akan buruk bagi jalinan silaturahmi antar teman.
Kadang, temen yang membajak twitter temennya mengisi dengan tweet yang berisi kebalikan dari si pemilik asli akun twitter tersebut, atau bahasa umumnya adalah Memfitnah. Ya siapa yang gak sebel kalau dirinya di fitnah, apalagi aku. Tapi kebetulan tipe-tipe teman yang twitternya dibajak kebanyakan sudah hapal sifat dan watak korban pembajakan tersebut. Atau mungkin si korban pembajakan tersebut punya kesabaran tingkat Dewa. Jadi reaksi setelah twitternya itu dibajak hanya menganggap sebagai candaan antar teman belaka. Namun ketahuilah bahwa sifat orang itu berbeda-beda. Ada juga yang tidak suka bila twitternya diperlakukan seperti itu.
Alasan mereka tidak suka bila bercandanya begitu mungkin karena takut temen yang membajak twitternya tersebut menyebarkan fitnah. Walaupun terbukti tidak benar, tapi kegiatan seperti itu sangat mengganggu, bikin risih. Alhasil marah deh si doi setelah tahu twitternya dibajak dengan fitnah yang tidak benar (yaiyalah mana ada fitnah yang bener #pukulbata). Tapi sekali lagi, ada tipe orang yang memendam amarahnya demi kebersamaan dalam persahabatan, termasuk kebersamaan bersama si pembajak itu juga.
Selain Twitter, jejaring sosial lain seperti Facebook & Yahoo Messenger (YM) juga jadi target pembajakan utama. Pernah ya ada temen SMA-ku dulu (nama dirahasiakan) dibajak habis-habisan sama pihak yang tidak senang akan temanku itu, entah kenapa --kalau ini asli hacker. Kayaknya niat banget mbajaknya, mulai dari e-mail sampai FB dibobol semua dan mengatakan kata-kata yang tidak pernah diucapkan temenku tersebut. Sempat jadi buah bibir satu SMA bahkan! Beruntung banget temenku itu, banyak banget pendukungnya. Sampai pada akhirnya aman kembali.
Intinya, bolehlah kita bercanda dimanapun dan kapanpun. Berbagai cara kita lakukan untuk tersenyum dan tertawa, termasuk "membajak" akun jejaring sosial milik temannya dan mengisi isian lucu-lucuan yang menyimpang. Namun cobalah kita pahami dan mengerti temanmu yang jadi korban kejahilanmu, dia punya kesabaran yang patut dipertahankan agar tidak pecah kesabarannya tersebut. Walaupun tidak terlihat secara nyata, tapi sebenarnya temanmu sedang memendam rasa amarah dan menutupinya dengan kesabaran dan keikhlasan. Ingat, boleh bercanda, jangan berlebihan! Read More and Comments
Kadang, temen yang membajak twitter temennya mengisi dengan tweet yang berisi kebalikan dari si pemilik asli akun twitter tersebut, atau bahasa umumnya adalah Memfitnah. Ya siapa yang gak sebel kalau dirinya di fitnah, apalagi aku. Tapi kebetulan tipe-tipe teman yang twitternya dibajak kebanyakan sudah hapal sifat dan watak korban pembajakan tersebut. Atau mungkin si korban pembajakan tersebut punya kesabaran tingkat Dewa. Jadi reaksi setelah twitternya itu dibajak hanya menganggap sebagai candaan antar teman belaka. Namun ketahuilah bahwa sifat orang itu berbeda-beda. Ada juga yang tidak suka bila twitternya diperlakukan seperti itu.
Alasan mereka tidak suka bila bercandanya begitu mungkin karena takut temen yang membajak twitternya tersebut menyebarkan fitnah. Walaupun terbukti tidak benar, tapi kegiatan seperti itu sangat mengganggu, bikin risih. Alhasil marah deh si doi setelah tahu twitternya dibajak dengan fitnah yang tidak benar (yaiyalah mana ada fitnah yang bener #pukulbata). Tapi sekali lagi, ada tipe orang yang memendam amarahnya demi kebersamaan dalam persahabatan, termasuk kebersamaan bersama si pembajak itu juga.
Selain Twitter, jejaring sosial lain seperti Facebook & Yahoo Messenger (YM) juga jadi target pembajakan utama. Pernah ya ada temen SMA-ku dulu (nama dirahasiakan) dibajak habis-habisan sama pihak yang tidak senang akan temanku itu, entah kenapa --kalau ini asli hacker. Kayaknya niat banget mbajaknya, mulai dari e-mail sampai FB dibobol semua dan mengatakan kata-kata yang tidak pernah diucapkan temenku tersebut. Sempat jadi buah bibir satu SMA bahkan! Beruntung banget temenku itu, banyak banget pendukungnya. Sampai pada akhirnya aman kembali.
Intinya, bolehlah kita bercanda dimanapun dan kapanpun. Berbagai cara kita lakukan untuk tersenyum dan tertawa, termasuk "membajak" akun jejaring sosial milik temannya dan mengisi isian lucu-lucuan yang menyimpang. Namun cobalah kita pahami dan mengerti temanmu yang jadi korban kejahilanmu, dia punya kesabaran yang patut dipertahankan agar tidak pecah kesabarannya tersebut. Walaupun tidak terlihat secara nyata, tapi sebenarnya temanmu sedang memendam rasa amarah dan menutupinya dengan kesabaran dan keikhlasan. Ingat, boleh bercanda, jangan berlebihan! Read More and Comments
17 Desember 2010
Penghuni Baru di Sidebar ku :)

Sejak awal minggu ini, aku nambahin sesuatu yang baru di blogku. Yang lucu dan unyu :3 yaitu : IWAK :)
Nemu di sebuah situs (klik saja pada widget disamping). sebenarnya ada banyak pilihan, tapi cuma ini yang cocok dan lucu. Cuma buat hiburan dikala stress. Tinggal kasih makan saja :) hehehe.... Read More and Comments
Karena Wanita Sulit Dimengerti
Judul diatas aku ambil dari lagu sebuah band dan aku plesetkan agar sesuai dengan apa yang akan aku tulis. Post ini mungkin agak frontal dan akan sangat singkat daripada post-post lainnya.
Yak, tahukah kamu? Aku sedang mendekati seorang cewek :)
mungkin kamu semua tahu bahwa mendekati cewek itu emang ada yang susah banget, ataupun mudah. Cara mendekatinya pun beda-beda, dan aku punya caraku sendiri. hehehe...
Meskipun aku sudah yakin dengan caraku ini, tapi tetep aku masih ragu untuk melakukan beberapa diantaranya. Salah satunya adalah soal kontak-kontakan, entah itu lewat SMS, YM, Twitter, ataupun FB.
Berdasarkan pengalaman menjomblo setahun lebih dan ditolak lebih dari tiga kali semasa jomblo (cucolnih), ada tingkat kejenuhan sendiri ketika kita sering menghubungi. Si cewek jadi lebih cepet bosen kepada sang cowok yang mendekati lantaran tiap hari dihubungi orang yang sama. Kita tentu bosan kan kalau lauk makanan kita tiap hari tempe tahu terus bukan? Karena itulah ketika aku mendekati cewek berikutnya (setelah ditolak), aku upgrade cara-cara lamaku ke cara yang lebih baru : coba jarang-jarang SMS-nya.
Sudah kuberi jarak hari demi hari untuk SMS dia, begitupun juga pas di Twitter dan FB. Tapi ketika aku yakin sinyal sudah terlihat kuat, aku malah dapat pukulan yang cukup "mantap" untuk mematahkan perasaan ini. Temennya cerita ternyata dia risih kalo aku texting, comment-comment segala fotonya dan lain-lain. Patah hati? jelas. Untuk itu kuputuskan mundur. Ternyata jadi teman baginya lebih enak :)
Lalu aku punya target lagi. Dua target terakhir di tahun 2010 ini metode pendekatannya hampir sama dan feedback nya hampir sama Mereka berdua sama-sama ramah dan lumayan dekat sih sama aku. Tapi ternyata ooooh, ditolak! :X
Weleh, weleeh....
Tapi ditolak gak masalah, itu berarti guduk calonku. Jodoh wes onok sing ngatur; Allah. Ditolak, yaaa..... nyari lagi. hehehehe. Ini sekarang lagi proses mendekati. Semoga ini pilihan yang tepat, amiin.
Tapi problem-problem mendekati cewek masih saja menghantui. Inilah kata-kata para wanita yang pernah aku dengar :
- "Aku lebih suka kamu yang SMS duluan :)" tapi ada juga yang "ah, risih deh. siapa sih ini sms-sms aja?"
- "Lebih baik kalo pedekate gausah lama-lama, biar pacarannya gak mbosenin." tapi ada yang bilang, "pedekatenya kurang lama mungkin, kok gak awet ya?" -___-
- "aku terima kamu apa adanya :)" tapi "kenapa si dia begini, kenapa dia begitu, kenapa dibdicuwexibeiudbiecbieicjenw blablablablaaa"
- "aku suka cowok pekerja keras kayak kamu" tapi "aku gak seneng cowok kayak gitu! gak merhatiin aku nanti.
Daaan masih banyak lagi wishlist di pikiran dan mulut wanita yang sampai saat ini aku sulit dimengerti. Semoga aku menemukan cewek yang bener-bener klik sama aku.
Memang sulit mendapatkan hati seorang wanita. Ya, Karena wanita sulit dimengerti.... Read More and Comments
Yak, tahukah kamu? Aku sedang mendekati seorang cewek :)
mungkin kamu semua tahu bahwa mendekati cewek itu emang ada yang susah banget, ataupun mudah. Cara mendekatinya pun beda-beda, dan aku punya caraku sendiri. hehehe...
Meskipun aku sudah yakin dengan caraku ini, tapi tetep aku masih ragu untuk melakukan beberapa diantaranya. Salah satunya adalah soal kontak-kontakan, entah itu lewat SMS, YM, Twitter, ataupun FB.
Berdasarkan pengalaman menjomblo setahun lebih dan ditolak lebih dari tiga kali semasa jomblo (cucolnih), ada tingkat kejenuhan sendiri ketika kita sering menghubungi. Si cewek jadi lebih cepet bosen kepada sang cowok yang mendekati lantaran tiap hari dihubungi orang yang sama. Kita tentu bosan kan kalau lauk makanan kita tiap hari tempe tahu terus bukan? Karena itulah ketika aku mendekati cewek berikutnya (setelah ditolak), aku upgrade cara-cara lamaku ke cara yang lebih baru : coba jarang-jarang SMS-nya.
Sudah kuberi jarak hari demi hari untuk SMS dia, begitupun juga pas di Twitter dan FB. Tapi ketika aku yakin sinyal sudah terlihat kuat, aku malah dapat pukulan yang cukup "mantap" untuk mematahkan perasaan ini. Temennya cerita ternyata dia risih kalo aku texting, comment-comment segala fotonya dan lain-lain. Patah hati? jelas. Untuk itu kuputuskan mundur. Ternyata jadi teman baginya lebih enak :)
Lalu aku punya target lagi. Dua target terakhir di tahun 2010 ini metode pendekatannya hampir sama dan feedback nya hampir sama Mereka berdua sama-sama ramah dan lumayan dekat sih sama aku. Tapi ternyata ooooh, ditolak! :X
Weleh, weleeh....
Tapi ditolak gak masalah, itu berarti guduk calonku. Jodoh wes onok sing ngatur; Allah. Ditolak, yaaa..... nyari lagi. hehehehe. Ini sekarang lagi proses mendekati. Semoga ini pilihan yang tepat, amiin.
Tapi problem-problem mendekati cewek masih saja menghantui. Inilah kata-kata para wanita yang pernah aku dengar :
- "Aku lebih suka kamu yang SMS duluan :)" tapi ada juga yang "ah, risih deh. siapa sih ini sms-sms aja?"
- "Lebih baik kalo pedekate gausah lama-lama, biar pacarannya gak mbosenin." tapi ada yang bilang, "pedekatenya kurang lama mungkin, kok gak awet ya?" -___-
- "aku terima kamu apa adanya :)" tapi "kenapa si dia begini, kenapa dia begitu, kenapa dibdicuwexibeiudbiecbieicjenw blablablablaaa"
- "aku suka cowok pekerja keras kayak kamu" tapi "aku gak seneng cowok kayak gitu! gak merhatiin aku nanti.
Daaan masih banyak lagi wishlist di pikiran dan mulut wanita yang sampai saat ini aku sulit dimengerti. Semoga aku menemukan cewek yang bener-bener klik sama aku.
Memang sulit mendapatkan hati seorang wanita. Ya, Karena wanita sulit dimengerti.... Read More and Comments
Movie Magic : Time to Move to Another New Concept! (Detcon 2010 - Part 3 end)
Dengan diumumkannya tema DetEksi-con (Detcon) tahun depan, 2011, maka berakhirlah rangkaian pameran mading dan segala acara di venue Detcon, SSCC PTC, Surabaya. Dipamungkasi juga oleh pengumuman Journalist Blog Competition 9JBC) maka Detcon 2010 benar-benar telah selesai.
Tema tahun depan adalah Movie Magic. Kalo kata Mas Azrul, "dengan film, kita bisa tertawa, menangis, terharu." Tema yang kelihatannya seru, dan kelihatannya akan lebih banyak menguras tenaga, pikiran, dan pastinya MATERI --kasihan juga yang nantinya gak menang, kalah sama sekolah-sekolah "nyentrik" (baca part sebelumnya) tersebut, hehehe.
Tapi untuk part terakhir ini, aku akan dikit membahas tentang sekolah-sekolah yang menang Detcon atau apapun dari Detcon kemarin, atau malah gak bahas sama sekali. Yang mau aku "kuliti" disini adalah tentang konsep Detcon yang sampai saat ini kayaknya makin terlihat sedikit membosankan. Bahkan, yang biasanya "selalu ada yang baru" malah waktu Detcon 2010 ini sedikit sekali perubahan yang ada. Palingan ya yang diberangkatin ke Aussie jadi belasan lebih lah (lupa pastinya berapa, hehehe).
***
Dalam beberapa halaman Jawa Pos, terutama DetEksi, selalu membahas kesuksesan dan kemeriahan Detcon di venue. Aku akui memang meriah sekali, asyik, bahkan Detcon bisa lebih berkesan ketimbang produk DetEksi yang lain (DBL, red). Banyak yang terjadi didalamnya, dari pra sampai pasca Detcon, gak ada yang terlupakan --sekalipun itu kenangan pahit seperti ditolak cewek incaran kayak aku, hehehe. Sekalipun Detcon tidak seru dan sedikit perubahan yang terjadi didalamnya --seperti Detcon 2010 ini, tetap Detcon menjadi tempat hangout, kumpul-kumpul bareng temen, pacaran, jalan-jalan bareng keluarga, dan lain-lain.
Namun kalo berdasarkan feel-ku dan adik-adik kelasku yang aku bantu bimbing, juga temen-temen sesama alumni yang datang ke Detcon kemarin rasanya ada sesuatu yang bikin gak seru. Entah apa itu.
Tapi aku coba amati, dari mulai berita di koran sampai di venue sendiri. Ternyata ada poin-poin pening yang harus digaris bawahi oleh panitia dari DetEksi, dan mungkin semoga bisa jadi bahan evaluasi agar aku dan teman-temanku gak bosen ngikut Detcon, walau hanya sekedar "absen". Hehehehe....
***
Detcon tahun ini nampaknya hampir sama dengan Detcon tahun kemarin. Tiada perubahan yang berarti. Semua sama. Paling yang berubah hanya yang ke Aussie berapa, terus soal panggung dan layout venue keseluruhan. Tapi cara-cara DetEksi membuat kehebohan masih sama saja, juga dari sisi acara yang belum ada perubahan yang berarti. Semua masih sama.
Coba kita lihat DBL. Tiap tahun ada saja yang baru, yang membuat kompetisi itu heboh dari kota ke kota. Bahkan tiap tahun makin banyak kota yang meminta dipijaki oleh DBL Indonesia. Perkembangannya cukup signifikan. Bahkan sang commisioner Azrul Ananda menjadi calon kuat ketum Perbasi karena dedikasinya yang tinggi di dunia perbasketan Indonesia.
Nah ini yang kudu digarisbawahi. Jikalau Azrul terpilih sebagai ketum Perbasi, apakah tidak tambah sibukkah beliau? Apalagi beliau saat ini lebih dikenal sebagai commisioner DBL, bukan Detcon. Bisa kita bayangkan dan terka sendiri, bila nanti beliau jadi ketum Perbasi, apakah beliau masih bisa "menuntun" Detcon untuk lebih maju? Abi-nya saja, Dahlan Iskan harus melepas jabatannya sebagai CEO Jawa Pos hanya untuk menjadi Dirut PLN sepenuhnya. Haruskah nantinya Azrul harus melepas DetEksi secara bertahap hanya untuk menseriusi basket? Kalau memang begitu, ini berarti pertanda munculnya point of diminishing return (titik kebosanan) dalam Detcon yang pernah dibilang Azrul sendiri.
Yang paling penting adalah konsep. Nah, dalam setiap event Detcon yang selalu tak lepas aku ikuti selalu ada perubahan tiap tahunnya, dan perubahan tersebut selalu disambut positif oleh peminat-peminatnya. Namun kali ini sepertinya hampir tidak ada perubahan yang berarti didalam tubuh Detcon. Isi acaranya masih sama, cuma ditambah-tambahi oleh supporting event yang sudah ada, seperti Pop Group yang dulunya khusus SMP sekarang SMA juga ada. Bagaimanapun itu, Pop Group tetap Pop Group. Setahuku cuma itu isi acara yang ada tambahan ataupun perubahan, selain itu hampir tidak ada yang bikin heboh seperti event-event DetEksi biasanya.
Nah, kalau DetEksi tetap mempertahankan konsep Detcon sama seperti itu terus, itu berarti mereka akan melaukan "bunuh diri", karena konsumen sudah terbiasa dengan perubahan yang heboh dalam Detcon. tapi disaat tidak ada perubahan itu sama saja mengurangi penggemar Detcon ini. Sekalipun DetEksi nantinya membuat berita yang "narsis" --walaupun tidak benar-- hanya untuk menarik pengunjung.
Mungkin yang utama saat ini cuma konsep acara. Konsep acara Detcon harus terus berubah demi eksistensi Detcon. Jangan cuma DBL yang terus berkembang, ingat, kita masih punya Detcon yang harus 2 langkah lebih maju agar bisa menyamakan "kegilaan"DBL. Walaupun D dari DBL sudah bukan berarti "Deteksi" lagi, tapi logonya masih memuat Si Det yang bermain basket. Itu berarti Detcon dan DBL masih satu kesatuan yang harus berjalan bersamaan. Tentang Azrul Ananda, bukannya aku tidak memihak lagi kepada beliau bukan. Aku lebih memilih Azrul tidak menjadi ketum Perbasi agar masih bisa menaungi Detcon dan DBL lebih dalam. Cukup sampai NBL saja, toh ya takut juga Azrul kecapekan dan kekurangan waktu untuk memikirkan semua aset yang dimilikinya.
Det, aku tantang dirimu! Tahun 2011 harus ada perubahan agar aku dan kerabat-kerabatku tidak bosan menghabiskan seluruh tenaga, pikiran, dan -sekali lagi- materi untuk Detcon. Go DetEksi, Go Azrul! (end) Read More and Comments
Label:
Asal Coret,
azrul ananda,
DBL,
detcon,
Deteksi con,
make people laugh,
Movie,
movie magic
Langganan:
Postingan (Atom)

